Minggu, 22 September 2019 | 19:48:41 WIB

Biopot, Solusi Pencemaran Plastik di Hutan

Rabu, 14 Agustus 2019 | 08:32 WIB
Biopot, Solusi Pencemaran Plastik di Hutan

Biopot atau wadah tanaman berbahan dasar campuran bahan organik. (FOTO: MEDCOM/LINDO)

SERPONG, LINDO - Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK) tengah berupaya menekan limbah plastik dari penggunaan polybag yang digunakan sebagai wadah tanaman. Hal tersebut dilakukan dengan pemanfaatan biopot atau wadah tanaman berbahan dasar campuran bahan organik.
 
Salah satu peneliti pengembangan biopot untuk eco-planting Evayusvita Rustam mengatakan biopot sebagai media tanam tanpa plastik untuk mengurangi pencemaran lingkungan yang langsung bisa ditanam.
 
"Biopot ini mengandung hara tanaman, sekam, tanah, kapur tanaman sama tepung tapioka untuk pengerasan," ujar Eva kepada Medcom.id di Kawasan Puspitek, Serpong, Tangerang, Selasa, 13 Agustus 2019.

Selain itu, biopot diklaim memberikan pertumbuhan yang lebih baik dari media tanam polybag. Kandungan bahan organik yang tinggi dengan bahan pencampur lainya mendukung percepatan pertumbuhan bibit dengan media tanam biopot.
 
Bedasarkan hasil penelitian yang dilakukannya terdapat perbedaan yang signifikan ketika media tanam polybag disandingkan dengan media tanam biopot. Media tanam biopot memiliki hasil yang lebih unggul.
 
"Kita melakukan penanaman dengan pupuk tiga kilogram dan lima kilogram, kita tanam, kita bandingkan. Hasil pertumbuhan di lapangan biopot sama dengan polybag yang dikasih pupuk lima kilogram," tuturnya.
 
Kendati demikian, teknologi biopot belum dapat dipasarkan secara umum kepada masyarakat. Sebab produksi biopot masih dilakukan dalam skala kecil dan dibuat secara manual tanpa mesin.
 
Sebabnya saat ini dengan penjualan secara terbatas teknologi biopot dijual lebih mahal Rp12 ribu, dibandingkan media tanam polybagyang dibandrol Rp5 ribu.
 
"Kita pakai paralon dicetak, masih menggunakan tangan. Kalau misalnya sudah pakai mesin, mungkin biaya akan lebih murah karena tenaga lebih mahal," pungkasnya.
 
Dalam kurun waktu lima tahun terdapat 6.795 ton limbah plastik bekas media tanam polybag yang mencemari kawasan hutan dan luar hutan. Artinya, setiap tahun polybag menyumbang 1.359 ton limbah plastik.

MEDCOM

Berita Terkait