Senin, 23 September 2019 | 21:02:53 WIB

Presiden Yakin Visi Indonesia Maju Jadi Pelatuk Kemajuan

Jum'at, 16 Agustus 2019 | 23:11 WIB
Presiden Yakin Visi Indonesia Maju Jadi Pelatuk Kemajuan

Presiden Jokowi dalam pidato Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tangun Anggaran 2020 dan Nota Keuangan di Gedung Nusantara, Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019. (FOTO: ANTARA/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meyakini akan ada lompatan kemajuan jika visi Indonesia Maju disepakati. Bukan tak mungkin bisa mendahului kemajuan bangsa lain. Dalam hal ini, Jokowi menilai keberhasilan pembangunan Indonesia bukan karya presiden dan wakil presiden semata.
 
"Sebagai kepala negara yang merangkap kepala pemerintahan, sebagai presiden dalam sistem presidensial yang dimandatkan konstitusi, saya mengajak kita semua untuk optimistis dan kerja keras. Sayalah yang memimpin lompatan kemajuan kita bersama," tukasnya, di Gedung Nusantara, Kompleks MPR-DPR RI, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019.
 
Melalui Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan RI Tahun 2019 pada Sidang Bersama DPR-RI dan DPD-RI, Jokowi juga mengajak semua pihak untuk meneguhkan semangat para pendiri bangsa Indonesia. Melalui semangat para pendiri bangsa, Jokowi menekankan pembangunan atau pertumbuhan ekonomi tidak tersentral.

"Indonesia itu bukan hanya Jakarta, bukan hanya Pulau Jawa. Tetapi, Indonesia adalah seluruh pelosok Tanah Air. Dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas sampai Pulau Rote."
 
"Karena itulah pembangunan yang kita lakukan harus terus Indonesia sentris yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat di seluruh pelosok nusantara," tambah Jokowi.
 
Lebih lanjut, Jokowi mengatakan, Indonesia Maju bukan hanya karya presiden, wakil presiden, eksekutif, legislatif, dan yudikatif semata. Keberhasilan Indonesia juga karya pemimpin agama, budayawan, dan para pendidik. Tentu semua pihak perlu kembali mendukung pembangunan Indonesia di masa-masa yang akan datang.
 
"Keberhasilan Indonesia adalah juga karya pelaku usaha, buruh, pedagang, inovator maupun petani, nelayan dan UMKM, serta karya seluruh anak bangsa Indonesia," pungkasnya.

MEDCOM

Berita Terkait