Senin, 23 September 2019 | 21:13:38 WIB

Demo dari Manokwari Meluas ke Jayapura

Senin, 19 Agustus 2019 | 22:17 WIB
Demo dari Manokwari Meluas ke Jayapura

Demo massa dari Manokwari. (FOTO: IST/LINDO)

JAYAPURA, LINDO - Demo besar turut melanda Jayapura, Papua. Massa yang terdiri dari ribuan orang turun ke jalan.
 
Dari hasil pantauan massa telah berkumpul di depan Perpustakaan Kota Jayapura, Senin, 19 Agustus 2019. Mereka berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Papua.
 
Aparat keamanan dari TNI dan Polri pun menutup jalan yang dilalui pedemo. Petugas terus berkonsolidasi dengan pedemo. Mereka mengawal demonstrasi ini untuk menghindari aksi anarkistis.

Kondisi ini menyebabkan perkantoran di sekitar lokasi terpaksa ditutup. Aksi ini pun sudah berlangsung sekitar satu jam lebih.
 
Sebelumnya, lalu lintas di sejumlah jalan di Manokwari, Papua Barat, lumpuh akibat diblokade massa. Mereka memprotes insiden dugaan kekerasan dan pengusiran mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya, Jawa Timur, Jumat, 16 Agustus 2019.
 
Dilansir Antara, massa menebang pohon dan membakar ban di jalan raya. Aparat kepolisian Polda Papua Barat dan Polres Manokwari turun ke jalan mengendalikan situasi.
 
Warga Jalan Sanggeng, Manokwari, Simon, mengatakan aksi ini bentuk kekecewaan masyarakat terhadap pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya. Namun, dia menegaskan aksi dilakukan dengan damai.

Sementara itu, Mabes Polri masih memonitor kerusuhan di Manokwari, Papua Barat, Senin, 19 Agustus 2019. Aparat kepolisian setempat masih berusaha meredam suasana.
 
"Terus dikomunikasikan dengan para tokoh, pemerintah daerah, dan mahasiswa," kata Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Senin, 19 Agustus 2019.
 
Kerusuhan pecah akibat massa yang memprotes insiden dugaan kekerasan dan pengusiran mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya, Jawa Timur, Jumat, 16 Agustus 2019. Lalu lintas di wilayah itu lumpuh. Massa yang marah memblokade Jalan utama di Manokwari, khususnya Jalan Yos Sudarso.

Melansir Antara, massa juga menebang pohon dan membakar ban di jalan raya. Aparat kepolisian Polda Papua Barat dan Polres Manokwari turun ke jalan mengendalikan situasi.
 
Warga Jalan Sanggeng, Manokwari, Simon, mengatakan aksi merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya. Tapi, dia menegaskan aksi yang dilakukan damai.
 
"Diharap pemerintah secepatnya menyelesaikan permasalahan mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang agar mereka dapat kuliah dengan baik," ujar dia.

MEDCOM

Berita Terkait