Senin, 23 September 2019 | 21:01:09 WIB

Gubernur Papua Barat Menduga Ada Penyusup dalam Aksi

Senin, 19 Agustus 2019 | 22:48 WIB
Gubernur Papua Barat Menduga Ada Penyusup dalam Aksi

Komisi III DPR RI minta kerusuhan di Manokwari tidak meluas. (FOTO: ANTARA/LINDO)

MANOKWARI, LINDO - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menduga unjuk rasa berujung rusuh di Manokwari disusupi pihak tidak bertanggung jawab. Akibatnya, pembakaran gedung DPRD Papua Barat terjadi.
 
"Demo ini seharusnya muncul untuk menyampaikan aspirasi ke pemerintah daerah dan pihak terkait termasuk pemerintah pusat," ujar Dominggus, Senin, 19 Agustus 2019.
 
Dominggus menerangkan aksi tersebut untuk memprotes insiden terhadap mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, Jawa Timur, Kamis, 16 Agustus 2019. Terlebih, kata dia, ada pernyataan agar mahasiswa dipulangkan ke Papua.

"Kita tidak terima itu. Seharusnya difasilitasi misal gubernur hadir. Dialog itu harus dilakukan, bisa saja orang Malang di Papua disuruh pulang," ujarnya.
 
Dia menerangkan harusnya Pemkot Malang memfasilitasi Gubernur Papua Lukas Enembe dan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, hadir di Malang bersama pemerintah daerah terkait. Persoalan ini harus diselesaikan dengan bijak.
 
"Saat ini kondisi masih terkendali. Saya sudah berkoordinasi dengan Pangdam dan Kapolda. Saat ini negosiasi sedang berlangsung, mereka meminta gubernur datang dan menerima aspirasi," jelasnya.

MEDCOM

Berita Terkait