Selasa, 15 Oktober 2019 | 16:25:37 WIB

Kronologi Penyerangan Asrama Mahasiswa Papua di Makassar

Selasa, 20 Agustus 2019 | 09:32 WIB
Kronologi Penyerangan Asrama Mahasiswa Papua di Makassar

Penjagaan di depan Asrama Mahasiswa Papua, di Jalan Lanto Dg Pasewang, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin 19 Agustus 2019. (FOTO: MEDCOM/LINDO)

MAKASSAR, LINDO - Asrama mahasiswa Papua di Jalan Lanto Dg Pasewang, Makassar Sulawesi Selatan, diserang oleh sekelompok orang tidak dikenal. Penyerangan yang terjadi karena adanya kesalahpahaman antara kedua kelompok.
 
"Ini hanya kesalahpahaman, oleh kelompok dan mahasiswa," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, saat ditemui di Asrama Mahasiswa Papua, di Jalan Lanto Dg Pasewang, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 19 Agustus 2019.
 
Dicky menjelaskan penyerangan Asrama Papua di Makassar bermula saat kelompok orang tidak dikenal itu datang ke asrama yang tidak jauh dari kantor Polsek Mamajang. Kedatangan tersebut untuk memastikan mahasiswa Papua aman di Makassar.

Namun, dalam pembicaraan antara kedua kedua kelompok tersebut ada tanggapan dari mahasiswa yang menyebakan kesalahanpahaman dan akhirnya memunculkan bentrokan antara kedua kubu. Kejadian itu sekitar pukul 19.00 Wita.
 
"Pertemuan itu terjadi perbedaan pendapat dan terjadilah kesalahpahaman," kata Dicky.
 
Kejadian itu mengakibatkan sejumlah kaca asrama mahasiswa Papua tersebut pecah karena terkena lemparan batu. Namun saat ini kondisi telah kembali kondusif. "Saat ini semua sudah aman, jadi tidak ada lagi masalah," tutur Dicky.
 
Sebelumnya, bentrokan juga terjadi antara pemuda yang mengatasnamakan diri Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dengan warga sekitar di Perempatan Rajabali, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis, 15 Agustus 2019 sekitar pukul 08.30 WIB.
 
Bentrokan terjadi ketika para mahasiswa Papua ini melakukan unjuk rasa memperingati 57 tahun perjanjian New York dengan tema 'Amerika Serikat Harus Bertanggung Jawab Atas Penjajahan di Papua Barat'.
 
Di sela-sela aksi, terjadi keributan antara mahasiswa Papua dan warga sekitar. Sempat terjadi bentrokan dan aksi saling lempar batu antarwarga yang berusaha mencegah aksi unjuk rasa dari massa AMP.
 
Kerusuhan bergeser ke Surabaya pada Jumat, 16 Agustus dan Sabtu 17 Agustus 2019 akibat isu perusakan tiang bendera merah putih di lingkungan asrama mahasiswa Papua. Hingga hari ini, Senin, 19 Agustus 2019, kerusuhan memuncak di Manokwari, Papua Barat, dan Jayapura, Papua.
 
Kerusuhan pecah di Papua Barat. Lalu lintas di sejumlah jalan di Manokwari, Papua Barat, lumpuh akibat diblokade massa. Massa memprotes insiden dugaan kekerasan dan pengusiran mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 15 Agustus 2019.
 
Suasana semakin panas setelah sejumlah konten berisi dugaan penyerangan mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya, tersebar via media sosial. Massa menganggap narasi tersebut merupakan diskriminasi warga Papua di tanah Jawa.

MEDCOM

Berita Terkait