Senin, 18 November 2019 | 02:41:40 WIB

Sabrina Claudio Bicara Pemberdayaan dan Kepercayaan Diri

Selasa, 20 Agustus 2019 | 10:22 WIB
Sabrina Claudio Bicara Pemberdayaan dan Kepercayaan Diri

Sabrina Claudio. (Foto: Kanya Iwana/Medcom/Lindonews)

JAKARTA, LINDO - Berumur 22 tahun, Sabrina Claudio sudah mengetahui apa tujuan hidupnya. Kepastian ini hadir ketika dia melihat orang tergerak oleh musiknya. Datang pertama kali ke Indonesia, merasakan energinya, dan menerima dukungan luar biasa dari banyak orang membuat Sabrina mantap untuk terus membuat musik sepanjang hidupnya.
 
"Itu membuatku ingin membuat lebih banyak musik. Ingin pulang. Dan terus melakukannya selama sisa hidup saya," ujar Claudio.
 
Claudio berecerita perjalanan musiknya sudah berlangsung sewindu. Semua berawal dari internet. Ketika dia berumur 14 tahun, dia mulai meng-cover lagu-lagu dan mengunggahnya di YouTube dan SoundCloud. Aksinya ini mendapat banyak ulasan positif dan dari sana dia terus mengembangkan talentanya dalam bermusik.

"Saya mencoba modelling tetapi tidak terlalu berhasil. Tetapi saya selalu tahu saya bisa bernyanyi. Ini agak mendapatkan banyak reaksi dan umpan balik positif jadi ini akan menjadi sesuatu yang sangat keren untuk dilakukan," ucapnya.
 
Getaran positif yang terpancar padanya membuat Claudio menikmati prosesnya namun dia mengakui bahwa dia belum jatuh cinta. Sampai akhirnya dia mendapat kesempatan untuk berkreasi sendiri sesuai dengan apa yang dia inginkan, Claudio sadar dia telah jatuh cinta pada bidang ini.
 
“Mulai di studio. Dam belum jatuh cinta sampai aku membuat musikku sendiri. Aku memulainya di umur 14 tahun tapi belum jatuh cinta. Pindah ke Los Angeles ketika 17 Tahun. Sekarang aku 22 Tahun. Prosesnya panjang,” jelasnya.
 
Lagu yang dimaksud itu adalah Confidently Lost yang rilis pada maret 2017. Lagu yang sudah diptar 42 juta kali di Spotify ini menjadi titik di mana orang-orang menemukan musiknya secara signifikan.
 
Tak hanya populer, Confidently Lost merupakan lagu yang berkesan baginya. Ini adalah lagu original darinya dan setiap liriknya begitu berhubungan dengan hidupnya.
 
"Lagu favorit yang aku tidak pernah lelah tampilkan adalah Confidently Lost karena itu lagu pertama yang saya tulis ketika aku pindah ke LA. Lagu pertama yang aku sangat banggakan. Confidently Lost adalah semangat bebas pertama saya. Yang lain lebih termanipulasi oleh orang lain tulisannya,” paparnya,
 
Claudio mengungkapkan bahwa lagu ini bercerita tentang perjalanan hidupnya. Secara spesifik ketika dia pindah ke Los Angeles. Tidak peduli mood dia sedang dalam keadaan bagus atau tidak, lagu ini akan selalu sesuai dengannya. Setiap kali dia membawakan lagu ini, seakan dia kembali ke momen pertama kali di LA.
 
Confidently Lost bukan tentang hubungan atau cinta atau apa pun yang berkaitan dengan orang lain. Namun lebih tentang hal-hal yang harus dilakukan dengan diri sendiri. Sebuah perjalanan dan proses kamu,” ujarnya.
 
“Lagu ini berhubungan denganku dimanapun aku berada. Setiap aku sedih atau senang, dalam hubungan atau tidak,” lanjutnya.
 
Hal ini menggetarkan jiwanya. Dia jadi begitu bersemangat menulis lagu dan ingin terus melanjutkannya.
 
“Aku pikir aku lebih ber-passion pada membuat lagu daripada benyanyi. Aku tahu aku bisa bernyanyi namun menyanyi tidaklah cukup buatku. Ketika dapat kesempatan menulis disitulah aku sadar aku mau melakukannya seumur hidup," kata Claudio.
 
Sabrina Claudio dalam Menulis Lagu
 
Saat menulis lagu, ternyata Claudio sering meragu. Di kepalanya selalu terpatri bahwa dia harus membuatnya dengan lebih baik dan lebih baik lagi. Sosoknya yang seperti itu sangat berbeda dengan apa yang biasa ditampilkan di panggung.
 
“Hal terbesar bagiku, Aku sangat ragu dalam proses kreatif. Terutama karena aku menjadi kreatif sendiri,”jelasnya.
 
“Ketika aku datang ke sini tampil untuk siapapun itu. Aku Sangat bahagia tapi ketika aku sendiri yang melakukan proses. Aku penuh dengan keraguan, ”ungkapnya.
 
Secara garis besar, Claudio adalah sosok yang introvert. Dia mengungkapkan bahwa sulit baginya untuk mengekspresikan emosinya. Karena itu dia lebih menyalurkan apa yang dia rasakan melalui lagu-lagu yang dibuatnya. Hal ini menjadi semacam terapi untuknya.
 
Kendati demikian, Claudio tidak menggunakan pengalaman personalnya untuk merangkai lagunya. Hal ini membuat karyanya lebih bersifat universal dalam arti bisa lebih mudah dihubungkan oleh banyak orang.
 
“Aku tidak menulis dari pengalaman pribadi. Aku cenderung menulis percakapan yang aku lakukan dengan orang-orang dalam hidupku. Aku suka hal-hal seperti film. Percakapan yang saya dengar dari kejauhan. Itu benar-benar menara konsepnya,”ungapnya.
 
Dia pula tidak mau terlalu banyak mengacu pada seseorang atau karya secara spesifik. Claudio dasarnya mudah terinspirasi oleh hal-hal kecil. Semua hal yang dianggapnya menarik alhasil menjadi satu padu sebuah karya.
 
“Aku mendapatkan inspirasi dari hal yang paling sederhana. Aku tidak ingin terlalu terinspirasi oleh seseorang secara khusus karena aku takut secara tidak sadar jadi mulai menyalinnya. Akan tetapi setiap artis menginspirasiku seperti dimana melodinya, liriknya. Bagaimana karir musiknya. Bagaimana mereka berpakaian. Saya terinspirasi oleh semuanya,” ujarnya.
 
Intinya dalam membuat musik, Claudio pada dasarnya ingin menyampaikan tentang “pembedayaan diri”. Hal ini diharapkan bisa mendorongnya dan tentunya menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama.
 
“Buruk atau bagus. Pemberdayaan diri adalah pesan yang ingin saya sebarkan,” pungkasnya.
 
Musik Claudio bergenre r&b, alternatif r&b, pop. Jika Anda mendengar lagunya, musiknya dapat dideskripsikan santai, effortless, dan sensual.
 
Sabrina Claudio dan Kecemasannya
 
Kemampuan Claudio untuk tampil begitu anggun dan percaya diri di panggung ternyata baru muncul ketika dia menjadi musisi. Pelantun lagu Unravel Me ini ternyata dulunya adalah sosok yang sulit untuk tampil di depan orang. Dia penuh dengan kecemasan dan musik membantunya untuk melewati masa-masa itu.
 
“Kepercayaan diri sungguh-sungguh berubah. Aku tumbuh menjadi gadis yang sangat insecure dan tentu saja sangat sedih sepanjang waktu. Aku tidak tahu mengapa. Aku mengalami kesulitan di sekolah karena insecure dan betapa sedihnya aku sepanjang waktu. Lima tahun yang lalu aku bahkan tidak bisa berbicara di depan kalian dan berbicara karena aku terlalu takut untuk melakukannya. Sangat sulit bagiku untuk mempertahankan obrolan,” jelasnya.
 
“Musik membantuku memecahkan hal itu karena aku harus berdiri di depan 1.000 orang dan bernyanyi. Jadi saya percaya diri. Saya mendapat pelajaran dari proses menjadi musisi," lanjutnya.
 
Dia pun mengakui hingga saat ini kecemasan itu masih suka muncul. Ketika dia tidak bisa menyikapinya lagi, Claudio biasanya menghabiskan waktu dengan keluarganya. Dia tahu dukungan dan cinta yang diterimanya dapat membuatnya tenang dalam sekejap.
 
Sabrina mengungkapkan dia adalah orang yang beriorientasi pada keluarga. Ini menjelaskan mengapa keluarga bisa menjadi obat penenangnya.
 
“Kecemasan ini bisa menjadi sangat buruk kadang-kadang, sulit untuk aku tangani sendiri. Saya berorientasi pada keluarga sehingga setiap kali saya merasa sedih atau cemas. Oh Cassandra (teman baik Claudio) di sana, aku membawanya bersamaku. Ketika aku di rumah aku menyerahkan diriku dengan cinta dan dukungan keluarga,” jelasnya.
 
Bagaimana Jadi Musisi Yang Bagus Menurut Sabrina Claudio
 
Sabrina Claudio mempelajari banyak hal setelah terjun ke industri musik. Salah satunya bagaimana menjadi musisi yang bagus. Menurutnya hal yang paling esensial perlu dilakukan adalah dengan menjadi original. Sama halnya dengan menulis lirik. Claudio sebisa mungkin tidak mengikuti orang. Dia berusaha se-original mungkin.
 
“Otensitas nomor satu. Tidak benar-benar mencari seseorang untuk disalin. Atau Sesuatu yang terlalu banyak menginspirasi. Harus seperti itu,” katanya,
 
Kedua, dia berusaha untuk tidak membandingkan dirinya dengan orang lain. Khususnya di sosial media. Hal ini dapat membuat oran-orang merasa kurang dan depresi.
 
“Jangan membandingkan diri Anda dengan siapapun bahkan di media sosial dan kehidupan umum. Kita semua berurusan dengan itu terutama ketika Anda mengalami hari yang buruk. Anda sedang bermain media sosial dan melihat sesuatu dan ‘kenapa aku tidak punya itu’, ’Kenapa aku sepertinya’ Cobalah untuk menghindarinya sebagai musisi dan manusia,” ungkapnya.
 
Ketiga, bangun kepercayaan diri sebesar mungkin. Akan ada banyak rintangan untuk mencapai apa yang dimau. Ketika menghadapi penolakan jangan langsung berkecil hati. Jadikan itu sebagai pelajaran.
 
"Percayalah pada dirimu sendiri sebesar mungkin dan untuk tidak berkecil hati ketika kamu mendapatkan semacam penolakan karena penolakan akan terjadi ribuan kali," ucapnya,
 
Tiga hal itulah yang menjadi pegangan Sabrina Claudio agar bisa berada hingga pada tahap ini. Kedepannya dia berharap agar bisa terus mejadi musisi dan tetap konsisten.
 
“Aku biasanya tidak melihat jauh ke masa depan. Namun tujuan besar saya adalah membuat musik selamanya. Jadi aku pikir, sku di jalur yang benar. Hanya terus mempertahankan konsitensi,” katanya.

MEDCOM

Berita Terkait