Senin, 23 September 2019 | 21:07:15 WIB

Gubernur Khofifah Jamin Persatuan dan Persaudaraan di Jatim

Selasa, 20 Agustus 2019 | 10:52 WIB
Gubernur Khofifah Jamin Persatuan dan Persaudaraan di Jatim

Silaturahmi Forkompimda Jawa Timur dengan tokoh Papua. (FOTO: MEDCOM/LINDO)

SURABAYA, LINDO - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjamin persatuan dan persaudaraan di wilayahnya terjaga. Jaminan juga disampaikan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
 
"Kami akan terus menjaga persatuan dan persaudaraan kita bersama. Hal itu sebagaimana Nawa Bakti Satya ke-9, yakni Jatim Harmoni," tegas Khofifah, Senin malam, 19 Agustus 2019.
 
Penegasan Khofifah dalam pertemuan Forkopimda merupakan buntut kerusuhan yang melibatkan mahasiswa Papua di Surabaya. Pertemuan diinisiasi Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan. Acara juga dihadiri Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Wisnoe PB, dan tokoh masyarakat Papua.

Khofifah menjelaskan semua anak bangsa bersaudara. Dia berharap di mana pun anak bangsa, baik itu dari Papua dan Papua Barat menjadi perekat.
 
"Kami pastikan warga Papua yang ada di Surabaya saat ini dalam suasana kondusif," ucap dia.
 
Ketua Ikatan Keluarga Besar Papua di Surabaya, Pieter Frans Rumaseb, berterima kasih kepada Gubernur Jatim, Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya yang sudah membuat Jawa Timur kondusif. Dia mengaku pihaknya hidup dengan rukun dan damai di Jawa Timur.
 
"Saya atas nama ikatan keluarga besar warga Papua di Surabaya dan di Jawa timur, kami titipkan saudara kami pada bapak dan ibu. Kami ingin kuliah, bekerja di Jatim dengan damai.
 
Kita sama-sama anak kandung Ibu Pertiwi. Pelangi itu indah karena terdiri dari beberapa warna. Mari kita saling menjaga sebagaimana Bhineka Tunggal Ika," harapnya.
 
Kapolda Jawa Timur mengaku sengaja mengundang keluarga besar Papua di Surabaya untuk bersilaturahmi. Dia memastikan seluruh keluarga besar Papua aman di Surabaya.
 
Kerusuhan terjadi di Manokwari, Papua Barat, Senin, 19 Agustus 2019.Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua Barat Franky Umpain mengungkap kerusuhan di Manokwari, Papua Barat, merupakan puncak kekesalan warga. Massa kesal atas dugaan kekerasan dan pengusiran mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya.

MEDCOM

Berita Terkait