Selasa, 19 November 2019 | 18:17:04 WIB

Optimalkan Kemanunggalan TNI-Rakyat, Pusterad Gelar Acara Komunikasi Sosial Dengan Komponen Bangsa

Selasa, 27 Agustus 2019 | 14:37 WIB
Optimalkan Kemanunggalan TNI-Rakyat, Pusterad Gelar Acara Komunikasi Sosial Dengan Komponen Bangsa

(FOTO : PUSTERAD/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) Mayjen TNI Arif Rahman, M. A. beserta segenap keluarga besar Pusterad menggelar acara Komunikasi Sosial dengan Komponen Bangsa, di Aula Gajah Mada Mapusterad, Jalan. Raya Setu No 27 Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (27/8).

Acara tersebut menghadirkan beberapa tokoh, diantaranya Ibu Prof. DR. Tri Nuke Pudjiastuti, M.A dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof. DR. Ir. Dadan Umar Daihani, D.E.A dari Lemhannas, Rektor Universitas Indonesia yang diwakili Purek I Bidang Kemahasiswaan Prof. DR. Bambang Wibawarta, S.S., M.A., Bupati Pandeglang Ibu Hj. Irna Narulita, S.E., M.M., Para Paban Komsos masing-masing dari Aster Panglima TNI, Aster Kasad, Aster Kaskostrad, Aster Danjen Kopassus, Aspotmar dan Aspotdirga, dan dari Mabes Polri maupun Polda Metro Jaya.

Kegiatan yang juga dihadiri ketua Pebabri, ketua PPAD, ketua FKPPI, ketua HIPAKAD, ketua Kwarcab Pramuka, Para Aster Kasdam dan Kasiter Korem seluruh jajaran TNI AD di tanah air serta perwakilan mahasiswa dari 81 Universitas Negeri dan Swasta seluruh Indonesia ini, pada Panel Diskusi di Moderatori oleh Eva Yulianti Yunizar dari CNN TV.

Komandan Pusterad (Danpusterad) Mayjen TNI Arif Rahman dalam sambutannya mengatakan Tema dari kegiatan ini adalah “Melalui Kegiatan Komunikasi Sosial dengan Komponen Bangsa, Kita Optimalkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Guna Menjaga Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia”, dimana konsep jati diri Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) adalah dengan mengedepankan Komunikasi Sosial (Komsos) yang humanis terhadap masyarakat dan lingkungannya.

“Menjadi tugas kita bersama untuk tidak pernah berhenti dalam mengisi kemerdekaan ini dengan ikut serta nyata membangun bangsa sesuai dengan tugas dan tanggung jawab, peran dan fungsinya masing-masing guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur sejahtera,” terang Mayjen TNI Arif Rahman.

Menurutnya, berbagai ancaman, gangguan dan hambatan menerpa bangsa ini, silih berganti yang semuanya berpotensi membahayakan terhadap keselamatan bangsa, keutuhan dan kedaulatan negara serta persatuan, bahkan menjadi ancaman nyata terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Danpusterad menilai, dengan berakhirnya pesta demokrasi, yaitu pemilihan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) dengan lancar dan aman, menunjukkan kedewasaan masyarakat kita disertai harapan kepada tokoh nasional, baik tokoh politik, cendikiawan, budayawan, tokoh agama, masyarakat dan pemuda serta mahasiswa, untuk dapat menciptakan suasana yang sejuk dan kondusif, sehingga tidak menimbulkan kontroversi dan kegaduhan yang mengakibatkan masyarakat menjadi terbelah dan rentan terjadinya konflik di masyarakat.

“Hendaknya seluruh komponen bangsa, para mahasiswa dengan semangat juangnya, idealisnya agar selalu mengikuti perkembangan yang terjadi baik lingkungan strategis maupun global lainnya, agar tidak tertinggal dalam mengantisipasi setiap perkembangan ancaman yang terjadi,” ujar Danpusterad.

Hal ini tambahnya, sejalan dengan Tema Ulang Tahun Republik Indonesia (RI) Ke-74, yaitu “Sumber Daya Manusia Unggul Indonesia Maju”, sehingga pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dijadikan prioritas utama dengan tujuan membentuk SDM Indonesia yang unggul berjiwa nasionalis, militan dan memiliki jiwa Pancasila. (ARMAN R)

Berita Terkait