Senin, 23 September 2019 | 21:06:14 WIB

Telkomsel Tanamkan IoT ke Pengangkut BBM Pertamina

Selasa, 3 September 2019 | 09:38 WIB
Telkomsel Tanamkan IoT ke Pengangkut BBM Pertamina

Direktur Utama Telkomsel Emma Sri Martini (kanan) dan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Nina Sulistyowati (kiri) usai penandatanganan nota kesepahaman antara Telkomsel dengan Pertamina Patra Niaga. (FOTO: MEDCOM/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Telkomsel mengimplementasikan teknologi Internet of Things (IoT), berkolaborasi dengan Pertamina. Telkomsel menanamkan solusi IoT Telkomsel Fleetsight ke moda transportasi pengangkut BBM Pertamina.
 
"Di era Industri 4.0 perusahaan dituntut untuk dapat mengadopsi inovasi digital untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan, dan layanan Fleetsight Telkomsel akan mendukung Pertamina Patra Niaga mengakselerasikan efektivitas dan efisiensi dalam operasional bisnis dengan tetap menjaga tingkat keselamatan operasionalnya," tutur Dirut Telkomsel, Emma Sri Martini.
 
Berlokasi di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Telkomsel dan Pertamina melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) penanaman IoT Telkomsel Fleetsight ke lebih dari 1.800 unit kendaraan pengangkut BBM.

Pengimplementasian Telkomsel Fleetsight pada kendaraan operasional pengangkut BBM menyediakansolusi teknologi bagi Pertamina memonitor kendaraan, peningkatan produktivitas, menekan biaya operasional sekaligus menjamin keselamatan karyawan dan pekerja.
 
Dijelaskan Telkomsel, teknologi ini menghadirkan solusi IoT untuk aset-aset bergerak. Teknologi tersebut memanfaatkan perangkat telematika berbasis satelit yang diintegrasikan dengan berbagai jenis sensort atau peralatan tamabahan di kendaraan.
 
Teknologi Telkomsel Fleetsight diklaim merekam semua paramater mobilitas aset dan sekaligus menyediakan informasi kepada pengguna dalam bentuk insight maupun data, seperti pilihan rute, jam operasional kendaraan, perilaku mengemudi, hingga mengukur batas kecepatan.
 
Data-data tersebut juga dikombinasikan dengan rule dan alert yang mampu memberikan peringatan secara real-time ketika terjadi pelanggaran standard operasional, misalnya melebihi kecepatan, beroperasi di luar jadwal, melintasi rute yg bukan seharusnya, temperatur kerja komponen-komponen kritikal yang melebi batas wajar, dan lain-lain.
 
"Di era Industri 4.0 seperti sekarang ini, perusahaan memang dituntut mengadopsi inovasi digital untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan," ungkap Dirut PT Pertamina Patra Niaga, Nina Sulistyowati.
 
Tujuannya agar memudahkan manajemen dalam meningkatkan keselamatan pengendara, keselamatan kendaraan, melakukan monitor kendaraan, meningkatkan produktivitas, menekan biaya operasional dan juga akurasi jumlah produk yang dikirimkan," jelas Nina.
 
Ada tiga fase kolaborasi kedua perusahaan ini. Tahap pertama pemasangan Telkomsel Fleetsight yangsiap beropaerasi pada September hingga Oktober 2019. Tahap kedua dan ketiga dilakukan peningkatan fitur Telkomsel Fleetsight dengan integrasi lebih banyak sensor.

MEDCOM

Berita Terkait