Jumat, 22 November 2019 | 10:21:05 WIB

Cinta AK dan Edi Bermula dari Aplikasi Tagged

Selasa, 3 September 2019 | 20:21 WIB
Cinta AK dan Edi Bermula dari Aplikasi Tagged

Tersangka pembunuhan berencana terhadap suami dan anak tiri, Aulia Kesuma (AK), 45. (Foto: Medcom/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Tersangka pembunuhan berencana Aulia Kesuma (AK), 45, mengaku kenal dengan suaminya, Edi Chandra Purnama, 54, lewat aplikasi percakapan Tagged. Dari media sosial itu, cinta mereka tumbuh.
 
"Pak Edi meluluhkan hati saya. Kami sudah delapan tahun menikah, 2011 lalu," kata Aulia di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 3 September 2019.
 
Menurut dia, Edi tak pernah mengakui mereka bertemu lewat aplikasi Tagged. Edi selalu bilang kepada keluarga bila kenal dengannya saat bekerja.

Aulia mengaku mulai dekat dengan Edi saat dirampok di bajaj. Tangannya patah akibat insiden itu.
 
"Pak Edi gencar ingin bawa ke Haji Naim (ahli pijat patah tulang). Saya juga enggak ada perasaan ke Pak Edi waktu itu," tutur dia.
 
Edi kemudian mengenalkan Aulia kepada anaknya M Adi Pradana alias Dana. Dana pun membujuknya untuk menerima Edi.
 
"Dana, mungkin tante bukan jodoh ayahmu, tapi kamu kalau ada apa-apa hubungi tante. Terus kata dia (Dana) enggak bisa, tante harus jadi ibu aku," tutur Aulia meniru percakapannya dengan Dana.
 
Melihat kondisi Dana yang butuh sosok ibu, Aulia mulai luluh. Ia akhirnya menikah dengan Edi.
 
Setelah menikah, Aulia mengaku menjadi orang paling dekat dengan Dana. Aulia menjadi tempat mengadu dan tempat curhat Dana.
 
"Dia biasa nangis di pelukan saya. Waktu itu dia mau ikut bimbel (bimbingan belajar) sama ayahnya enggak dikasih. Saya sayang sama dia," ungkap Aulia.
 
Namun, akhirnya ia membunuh Dana karena tak ingin mempermasalahkan uang hasil penjualan rumah. Sedianya sisa pembayaran utang dari hasil penjualan rumah akan dibelikan rumah kecil untuk Aulia dan anaknya, R.
 
"Karena bagaimana juga R itu anaknya Pak Edi. Masih kecil lagi. Saya enggak pernah sekalipun berpikiran itu uang buat saya segala macam, memang buat R," imbuh dia.
 
Edi dan Dana dibunuh di kediamannya kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Setelah dibunuh, jasad keduanya dibakar di dalam mobil Toyota Cayla di dekat jurang Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
 
Polisi menemukan kedua jenazah di dalam mobil adalah korban pembunuhan yang didalangi Aulia. Istri muda Edi itu menyewa empat pembunuh bayaran dari Lampung dengan menjanjikan duit Rp400 juta bila misinya berhasil.

MEDCOM

Berita Terkait