Senin, 23 September 2019 | 21:08:01 WIB

Polisi Kembali Tetapkan Tersangka Insiden Asrama Papua

Jum'at, 6 September 2019 | 07:14 WIB
Polisi Kembali Tetapkan Tersangka Insiden Asrama Papua

Wadirkrimsus Polda Jatim, AKBP Arman Asmara saat merilis kasus insiden yang terjadi di AMP Surabaya, Kamis, 5 September 2019. (FOTO: MEDCOM/LINDO)

SURABAYA, LINDO - Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur kembali menetapkan tersangka terkait insiden di Asrama Mahasiswa Papua (AMP) Surabaya beberapa waktu lalu. Tersangka berinisial AD asal Kebumen, Jawa Tengah.
 
"Tersangka AD ini adalah masyarakat yang memang Youtubers aktif berselancar di media maya. Dia menyalahgunakan konten video terkait insiden di AMP Surabaya beberapa waktu lalu," kata Wadirkrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara di Mapolda Jatim, Kamis, 5 September 2019.
 
Arman menjelaskan tersangka AD diketahui telah mengupload video yang melanggar di channel youtubenya pada 16 Agustus 2019. Video itu berjudul 'Tolak Kibarkan Bendera Merah Putih Asrama Mahasiswa Papua Digrudug Warga'.

"Konten dalam video itu merupakan video lama tahun 2012. Padahal konten dalam video tersebut tidak seperti tanggal 17 Agustus 2019, tapi dinarasikan seakan-akan kejadiannya baru terjadi," jelas Arman.
 
Sebelum menaikan status sebagai tersangka polisi telah memeriksa empat orang saksi. Terdiri dari saksi masyarakat dan ahli. "Untuk barang bukti, kami merujuk pada salah satu video milik AD. Tersangka ini dikenakan UU ITE karena telah menyebarkan hoaks," ujar Arman.
 
Akibat perbuatannya, AD dijerat Pasal 28 ayat 2 dan Pasal 45 ayat 2 UU ITE. Dia diduga menyebarkan konten berita bohong alias hoaks. "Kita tetapkan sebagai tersangka dan langsung kita tahan," kata Arman.

MEDCOM

Berita Terkait