Senin, 23 September 2019 | 21:04:16 WIB

Pembangunan Tol Jakarta-Cikampek Elevated Terkendala SUTET

Senin, 9 September 2019 | 13:04 WIB
Pembangunan Tol Jakarta-Cikampek Elevated Terkendala SUTET

Ilustrasi - Sebuah crane milik PT Pratama Galuh Logistic hangus terbakar akibat tersangkut di kabel sutet yang berada di lingkungan Tegalwangi, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon. (FOTO: BERITA5/LINDO)

BEKASI, LINDO - Progres pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) telah mencapai 95,11 persen. Namun, penyelesaian proyek itu terhambat lantaran relokasi menara Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di kilometer 17.
 
"Untuk mengatasi sisa pekerjaan tersebut, Jasa Marga akan lebih ketat dalam memonitor dan mengendalikan proses penanganan SUTET di KM 17, serta berkoordinasi dengan pihak terkait agar didapat metode pelaksanaan pekerjaan yang lebih cepat dan aman," kata Direktur Pengembangan Usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk Adrian Priohutomo, Senin, 9 September 2019.
 
Adrian mengatakan selain relokasi SUTET sisa pekerjaan lainnya ialah pengaspalan, dan expansion joint secara masif. "Semuanya ditargetkan selesai pada September ini," jelasnya.

Direktur Utama PT Jasamarga Jalan layang Cikampek (JJC) Djoko Dwijono menargetkan jalan tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) dapat digunakan secara fungsional pada akhir 2019.
 
"Kami akan optimalkan sisa waktu untuk menyelesaikan sisa pekerjaan yang ada," kata Djoko.
 
Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) merupakan ruas jalan tol yang membentang dari Cikunir hingga Karawang Barat (Sta 9+500 sampai dengan Sta 47+500) dengan total panjang jalan 36,4 Km. Jalan tol ini berfungsi untuk menambah kapasitas jalan tol Jakarta-Cikampek existing yang saat ini kerap mengalami kepadatan.

MEDCOM

Berita Terkait