Jumat, 22 November 2019 | 09:45:16 WIB

Hakim Tolak Praperadilan Istri Kivlan Zen

Senin, 9 September 2019 | 14:09 WIB
Hakim Tolak Praperadilan Istri Kivlan Zen

Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak permohonan praperadilan yang diajukan istri dari tersangka kasus kepemilikan senjata api, Kivlan Zen, Dwitularsih Sukowati. (FOTO: MEDCOM/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak permohonan praperadilan yang diajukan Dwitularsih Sukowati, istri Kivlan Zen yang menjadi tersangka kasus kepemilikan senjata api, terhadap Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Hakim menolak seluruh pokok permohonan.
 
"Satu mengadili dalam eksepsi dua pokok perkara, menolak permohonan praperadilan pemohon," kata Hakim tunggal Toto Ridarto saat membacakan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta, Senin, 9 September 2019.
 
Menurut Hakim Toto, Dwitularsih tidak bisa membuktikan kepolisian bertindak sewenang-wenang dalam menangkap Kivlan. Sehingga, prosedur penangkapan terhadap Kivlan sah secara hukum.

"Termohon tdak memberikan bukti terkait adanya bukti soal pelanggaran etik (oleh kepolisian saat penangkapan)," ujar Hakim Toto.
 
Hakim Toto mengatakan kepolisian juga sudah memberikan surat penangkapan kepada keluarga Kivlan. Surat itu sesuai dengan standar yang berlaku.
 
"Tembusan sudah diberikan ke keluarganya. Maka pengadilan berpendapat surat perintah penangkapan sudah terpenuhi. Bukti penangkapan adalah sah menurut hukum," ujar Hakim Toto.
 
Kivlan ditetapkan sebagai tersangka usai menjalani pemeriksaan perdana dalam kasus dugaan makar di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Rabu, 29 Mei 2019. Nama Kivlan terseret kasus kepemilikan senjata api ilegal usai enam orang tersangka yang masih berkaitan dengan kasus dugaan makar ditangkap. Keenamnya, IK alias HK, AZ, IR, TJ, AD, dan AF.
 
Atas penetapan tersangka itu, Kivlan melayangkan empat gugatan prapradilan. Dia menggugat penetapan tersangka, penahanan, penyitaan dan penangkapan yang dilakukan Polda Metro Jaya.
 
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya pun telah merampungkan berkas perkara Kivlan, Kamis, 22 Agustus 2019. Penyidik menyerahkan barang bukti dan tersangka ke Kejari Jakarta Pusat.

MEDCOM

Berita Terkait