Rabu, 16 Oktober 2019 | 04:54:15 WIB

Jembatan dan Taman, Apresiasi Timor Leste untuk BJ Habibie

Rabu, 11 September 2019 | 22:45 WIB
Jembatan dan Taman, Apresiasi Timor Leste untuk BJ Habibie

Jembatan dan taman BJ Habibie di Dili. (FOTO: ANTARA/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie wafat di usia 83 tahun. Presiden ke-3 RI tersebut dijuluki Bapak Teknologi karena kecerdasannya.
 
Banyak kenangan yang ditinggalkan oleh sosok Habibie, salah satunya pesawat R80. Tak hanya itu, segudang karya lainnya yang juga mengharumkan bangsa di kancah internasional.
 
Nama BJ Habibie memiliki tempat tersendiri khususnya di hati warga Timur Leste. Saat menjabat sebagai Presiden, Habibie memberikan hak referendum bagi Timor Leste untuk merdeka.

Untuk memberikan penghormatan bagi BJ Habibie dan menandai hubungan RI dan Timor Leste, maka dibangunlah sebuah jembatan dan taman yang dinamakan BJ Habibie.
 
Jembatan dan taman BJ Habibie diresmikan di Bidau Santana, Dili, Timor Leste pada Sabtu 29 September 2019. Tak hanya menghubungkan kedua negara, jembatan tersebut juga bisa menjadi landmark yang ikonik di wilayah tersebut.
 
Jembatan BJ Habibie memiliki panjang 78 meter dan lebar 11,5 meter. Jembatan ini menghubungkan Avenida dos Direitos Humanos, serta objek wisata Cristo Rei, patung Yesus Kristus setinggi 27 meter.
 
Penggunaan nama BJ Habibie untuk jembatan dan taman itu adalah bentuk penghargaan dan penghormatan rakyat atas jasa besar dan kontribusi BJ Habibie dalam pelaksanaan referendum di Timor Leste.

MEDCOM

Berita Terkait