Selasa, 12 November 2019 | 05:51:36 WIB

Peran Kuat Habibie Menjaga Hubungan Indonesia dan Jerman

Rabu, 11 September 2019 | 23:14 WIB
Peran Kuat Habibie Menjaga Hubungan Indonesia dan Jerman

Duta Besar Republik Indonesia untuk Jerman Arif Havas Oegroseno bersama Habibie. (Foto: KBRI Berlin/Medcom/LindoNews)

BERLIN, LINDO - Indonesia kehilangan putra terbaiknya. Bacharuddin Jusuf Habibie wafat pada 11 September 2019, di usia 83 tahun.
 
Duta Besar Republik Indonesia untuk Jerman Arif Havas Oegroseno memiliki kesan tersendiri terkait sosok Habibie.
 
“Almarhum BJ Habibie memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Jerman. Beliau kuliah di Universitas RWTH Aachen, Jerman pada tahun 1955. Beliau selalu dikenal sebagai pribadi yang egaliter, pendidik, dan suri tauladan yang luar biasa bagi bangsa Indonesia,” sebut Dubes Arif Havas Oegroseno, dalam keterangan tertulis KBRI Berlin, yang diterima di Jakarta, Rabu, 11 September 2019.

“Sejak lama Almarhum BJ Habibie memiliki hubungan yang sangat akrab dengan para Presiden, Kanselir, ilmuwan, dan industrialis di Jerman. Beliau juga telah menjadi Warga Negara Kehormatan sejak 1988,” imbuhnya.
 
“Almarhum BJ Habibie merupakan tokoh luar biasa dalam memperkuat hubungan dan kerja sama bilateral Indonesia dan Jerman,” tutur Dubes Havas.
 
Lebih lanjut Dubes Havas menyebutkan, berkat jasa beliau pula saat ini banyak pelajar dan mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi di Jerman.
 
Tak heran jika Jerman saat ini menjadi salah satu tujuan belajar yang banyak diminati oleh pemuda pemudi Indonesia. Tidak hanya di bidang kedirgantaraan akan tetapi juga di bidang-bidang lainnya termasuk kemaritiman.
 
“Saya terakhir kali bertemu dengan Bapak BJ Habibie saat makan siang bersama di industri galangan kapal Meyer Werft di Papenburg, Lower-Saxony 7 November 2018. Sebelumnya saya juga pernah berkunjung ke kediaman almarhum di Solln München, Jerman 12 Oktober 2018,” jelas Dubes Havas.
 
“Masih teringat saat itu kami berbincang akrab sambil menikmati hidangan ikan, salah satu kegemaran beliau. Kesan sederhana, tulus, bersahaja dan akrab, menjadi simbol yang dari dahulu tidak pernah lepas dari sosok beliau,” ucapnya.
 
“Selamat jalan ‘Eyang Habibie’. Semoga nilai-nilai kebangsaan, optimisme, dan kejujuran yang Bapak wariskan kepada kami dapat terus tertanam untuk melanjutkan perjuangan Bapak membangun Indonesia yang lebih maju,” kata Dubes Havas.
 
KBRI Berlin membuka Condolence Book bagi Korps Diplomatik, masyarakat Indonesia dan masyarakat Jerman yang akan menyampaikan bela sungkawa.

MEDCOM

Berita Terkait