Rabu, 16 Oktober 2019 | 05:17:03 WIB

Mantan Kades Tomares Tilep Anggaran DD 56 Juta Buat Hura-hura

Sabtu, 21 September 2019 | 09:54 WIB
Mantan Kades Tomares Tilep Anggaran DD 56 Juta Buat Hura-hura

Kantor Desa Tomares di Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, provinsi Maluku Utara. (FOTO: ALDY/LINDO)

HALTIM, LINDO - Mantan Kepala Desa Tomares Alexandro Samar, diduga menggelapkan uang anggaran Dana Desa (DD) senilai 56 juta pada pencairan tahap awal tahun 2019.

Demikian hal itu ditegaskan Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Tomares Adolf Masela dikediamannya di Desa Tomares, kecamatan Wasilei Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, Senin (16/9/2019).

Lebih lanjut Adolf mengatakan penggunaan anggaran DD pada tahun 2018 dan tahun 2019, banyak sekali mantan Kades melakukan penyalahgunaan dana tersebut. Hal itu, dilakukan karena sang mantan Kades selalu berbelit-belit ketika ditanya masyarakat soal dana desa itu.

Bahkan dalam keterangan warga, sang mantan kades pasca pencairan anggaran alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (DD) pada tahun 2018 dan tahun 2019 awal, Alaxandro selalu menghilang dari desa tersebut. Entah kemana perginya, namun yang jelas setiap laporan penanggung jawab (LPJ) akhir tahun warga selalu menanyakan soal sisa anggaran dalam program itu.

Dalam penelusuran media ini, banyak sekali penemuan penyalahgunaan anggaran yang dilakukan oleh sang mantan kades Alexandro, baik itu, potensi desa, Alokasi Dana Desa dan Dana Desa.

Sejumlah anggaran yang harus diadakan pada tahun 2017, terpaksa ditunda dan dikerjakan pada tahun anggaran 2018. Fenomena itu berlajut ke awal tahun 2019, yang dananya juga dipakai oleh sang mantan kades. Padahal dalam RAB Desa sudah diplot untuk pemasangan lampu jalan di dalam desa, karena tidak kunjung selesai pekerjaannya, sehingga warga dan badan permusyawaratan desa (BPD) melaporkan hal ini ke Polsek Wasile Selatan, sehingga penyelesaian dana desa hanya ditingkat polisi dengan perjanjian sang mantan kades siap mengembalikan anggaran tersebut dengan cara mengerjakan proyek yang sudah dianggarkan oleh dana desa.

Dari catatan BPD, masih banyak sekali kasus korupsi yang menggunakana dana desa dan alokasi dana desa yang distir oleh Alexandro. Dari catatan BPD, masih banyak anggaran yang hilang karena ditilep oleh sang mantan kades. Ia diduga menggelapkan dana desa yang masih tersimpan rapih.

Sementara sang mantan kades Tomares saat di temui dikediamannya yang bersangkutan tidak berada ditempat. Informasih para perangkatnya, Alexandro sedang berada di kota Ternate. Nomor kontak yang dkantongi Alaxandro saat dihubungi tidak mau memberikan respon dan tidak mau membalas pesan singkat yang dkirim dari media ini melalui aplikasi whatshap.

Hingga berita ini di buat, sang mantan kades juga belum bisa memberikan keterangan secara resmi soal ihwal peristiwa ini.

ALDY M

Berita Terkait