Senin, 14 Oktober 2019 | 06:32:56 WIB

Sekjen PA 212 Jadi Tersangka Penculikan Relawan Jokowi

Selasa, 8 Oktober 2019 | 16:27 WIB
Sekjen PA 212 Jadi Tersangka Penculikan Relawan Jokowi

JAKARTA, LINDO - Polisi menetapkan Sekjen PA 212, Bernadus Doni alias Bernard Abdul Jabbar sebagai tersangka penculikan dan penganiayaan pegiat Media Sosial (Medsos) yang juga relawan Jokowi, Ninoy Karundeng. Bernard Abdul Jabbar ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan hingga Selasa Dinihari (8/10).

Bernard Abdul Jabbar diperiksa tim penyidik Ditserseum Polda Meyro Jaya selama 12 jam lebih, dari Senin (9/10) hingga Selasa dini hari.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komber Argo Yuwono yang dikonfirmasi membenarkan, Sekjen PA 212 itu telah ditetapkan sebagai tersangka. "Sesuai KTP, nama Bernadus Doni sudah ditetapkan tersangka," kata Kombes Argo.

Argo belum mengetahui apakah Bernard Abdul Jabbar  ditahan atau tidak. Alasannya, surat penahanan terhadap tersangka berada di tangan penyidik.

Sebelumnya, penyidik telah menetapkan 11 orang sebagai tersangka terkait kasus penganiayaan terhadap relawan Jokowi-Amin itu. Mereka berinisial AA, ARS, YY, RF, B, S, TR, SU, ABK, IA, dan R. Sehingga, jika ditambah Bernard jumlah tersangka menjadi 12 orang.

Penyidik sempat memeriksa Bernard yang saat ini menjabat sebagai Sekjen PA 212, sebagai saksi kasus penganiayaan Ninoy, di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin kemarin. Dia diperiksa untuk dimintai keterangannya karena berada di lokasi, dan diduga ikut mengintimidasi korban.

Cendikiawan Nahdlatul Ulama, Zuhairi Misrawi membuat sindiran menohok untuk kelompok yang selalu menggunakan simbol agama di kehidupan sehari, namun kerap main hakim sendiri.

"Pakai surban dan peci haji, menggunakan label ustadz, tapi aslinya preman tukang pukul dan suka aniaya orang lain. Itu namanya pelaku kebatilan yang menggunakan bungkus agama," tulis Zuhairi melalui akun twitter @zuhairimisrawi, Selasa (8/10). (ARMAN R)

Berita Terkait