Sabtu, 07 Desember 2019 | 23:03:54 WIB

Pangkohanudnas : Latihan Hanudnas Tutuka Untuk Uji Kemampuan Operasi Pertahanan Wilayah Udara Nasional

Senin, 14 Oktober 2019 | 16:15 WIB
Pangkohanudnas : Latihan Hanudnas Tutuka Untuk Uji Kemampuan Operasi Pertahanan Wilayah Udara Nasional

(FOTO : PENKOHANUDNAS/LINDO)

JAKARTA, LINDO – Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) Marsda TNI Imran Baidirus, S.E selaku Direktur Latihan (Dirlat), secara resmi membuka Latihan Hanudnas Tutuka tahun 2019 melalui Video Conference (Vicon), di ruang Yudha Popunas Kohanudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (14/10).

Acara pembukaan Latihan Hanudnas Tutuka ini dihadiri pejabat Makohanudnas, seperti para asisten, staf ahli dan pejabat Makohanudnas lainnya.  Vicon diikuti oleh jajaran Kosekhanudnas I, II, III dan IV, serta unsur-unsur Pertahanan Udara (Hanud) lainnya yang terlibat latihan.

Dalam sambutanya, Panglima Kohanudnas (Pangkohanudnas) menyampaikan, latihan Pertahanan Udara Nasional (Hanudnas) Tutuka merupakan latihan puncak tingkat Komando Utama Kohanudnas dalam upaya menguji kemampuan operasi pertahanan wilayah udara nasional beserta unsur-unsur Pertahanan wilayah udara nasional beserta unsur-unsur pertahanan udara dan unsur kewilayahan dalam pelaksanaan tugasnya.

”Setelah latihan akan terwujud konsep strategis untuk melakukan penangkalan yang dapat memberikan efek tangkal terhadap niat lawan yang akan melakukan penyerangan, juga terwujudnya konsep strategis penindakan, jika lawan memaksakan untuk melakukan serangan, baik secara terbatas maupun konvensional ke wilayah udara nasional,” jelas Marsda TNI Imran Baidirus.

Dalam Latihan Hanudnas Tutuka Tahun 2019 ini, melibatkan beberapa unsure, seperti : pesawat Tempur Hawk 109 dari Skadron Udara I Lanud Supadio, F-16 dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi dan Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, Sukhoi SU 27/30 dari Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin, EMB 314 Super Tucano dari Skadron 21 Lanud Abdulrachman Saleh, Boeing AI 7301 dari Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin, KRI Sampari 628, Den Arhanud Rudal 004 (Dumai) dengan sasaran latihan Refainery unit II PT. Pertamina Dumai.  (ARMAN R)

 

Berita Terkait