Selasa, 19 November 2019 | 01:59:29 WIB

PDIP: Jaksa Agung Pilihan Presiden Jokowi

Kamis, 24 Oktober 2019 | 17:34 WIB
PDIP: Jaksa Agung Pilihan Presiden Jokowi

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (FOTO: MEDCOM/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut pemilihan ST Burhanuddin sebagai Jaksa Agung merupakan pilihan Presiden Joko Widodo. Hasto menyebut PDI Perjuangan tak ada hubungannya dengan pemilihan itu.
 
"Itu di-endorse Pak Jokowi, karena Jokowi yang memutuskan," kata Hasto di kediaman Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 24 Oktober 2019.
 
Hasto menuturkan keputusan itu berdasarkan rekam jejak ST Burhanuddin menegakkan keadilan. Pemilihan tak ada kaitannya lantaran Burhanuddin adik politikus PDI Perjuangan, TB Hasanuddin.

"Maka menjadi Jaksa Agung itu tidak diukur dengan hubungan individu seseorang, tapi keputusan politiknya," terang Hasto.
 
Hasto memaparkan PDI Perjuangan memiliki sejarah yang masuk memori kepartaian saat Orde Baru. Saat itu, kekuasaan disalahgunakan buat mematikan demokrasi.
 
"Justru karena pengalaman itu kami di bagian pejuang yang melakukan hukum sebagai alat menegakkan keadilan," kata Hasto.
 
Presiden Joko Widodo menunjuk ST Burhanuddin sebagai Jaksa Agung di Kabinet Indonesia Maju. Burhanuddin merupakan adik kandung Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PDI Perjuangan Jawa Barat, TB Hasanuddin.
 
"Iya, ya begitu (adik). Cuma saya enggak punya kumis," seloroh TB Hasanuddin saat dihubungi, Rabu, 23 Oktober 2019.
 
Hasanuddin menepis anggapan adiknya bisa jadi Jaksa Agung lantaran terkait dengan PDI Perjuangan. Ia menegaskan Burhanuddin tak pernah terjun ke politik.

MEDCOM

Berita Terkait