Selasa, 12 November 2019 | 23:27:17 WIB

Menteri PPPA Baru Diharap Merampungkan RUU PKS

Kamis, 24 Oktober 2019 | 17:54 WIB
Menteri PPPA Baru Diharap Merampungkan RUU PKS

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yambise. (FOTO: MI/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Susana Yembise berharap penggantinya nanti bisa meyelesaikan pekerjaan rumah di Kementeriannya. Terpenting, melanjutkan program-program Yohana yang belum rampung.
 
"Saya akan sampaikan pada menteri yang akan menggantikan saya, agar bisa melanjutkan apa yang sudah saya lakukan," kata Yohan dilansir Antara Jakarta.
 
Yohana mengakui ada beberapa hal yang belum bisa dia selesaikan. Salah satunya, Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS).

Dia ingin menteri baru di pemerintahan Joko Widodo- Ma'ruf Amin bekerja keras untuk menuntaskan pembahasan RUU itu bersama DPR. Hal ini penting untuk melindungi anak dan perempuan dari kekerasan.
 
"Selain itu juga ada Rancangan Undang-Undang Pengasuhan Keluarga dan Rancangan Undang-Undang Kesetaraan Gender yang perlu dibahas dan disahkan bersama DPR," kata dia.
 
Menurut Yohana, RUU tentang Pengasuhan Keluarga penting karena permasalahan yang terjadi di tingkat keluarga cukup kompleks dan cenderung meningkat. Misalnya angka perceraian yang tinggi dan kekerasan dalam rumah tangga.
 
"Banyak permasalahan yang dihadapi perempuan dan anak berawal dan bisa diselesaikan dari keluarga," kata dia.
 
Dia juga menyebut RUU tentang Kesetaraan Gender perlu disahkan menjadi Undang-Undang karena Indonesia sudah menjadi percontohan untuk Planet 50:50, yaitu kesetaraan antara laki-laki dan perempuan, pada 2030. Apalagi, Jokowi telah menginstruksikan adanya kesetaraan gender.
 
"Harus ada Undang-Undang yang bisa digunakan sebagai legalitas untuk membawa Indonesia menuju Planet 50:50 pada 2030," pungkasnya.

MEDCOM

Berita Terkait