Selasa, 12 November 2019 | 22:30:27 WIB

KPK Lelang Tas Hermes hingga Voucher BBM

Kamis, 24 Oktober 2019 | 18:08 WIB
KPK Lelang Tas Hermes hingga Voucher BBM

Tas Hermes hingga Voucher BBM Dilelang di KPK. (FOTO: ANTARA/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) akan melelang 56 set item hasil gratifikasi yang diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Barang-barang hasil rasuah itu akan dilelang melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bandung.
 
"Item yang dilelang terdiri dari pakaian, kain, tas Hermes, parfum, jam tangan, kalung, produk perawatan wajah, pulpen, cincin batu akik, dan logam mulia." ujar juru bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis, 24 Oktober 2019.
 
KPK juga akan melelang telepon genggam, pajangan meja, pisau kujang, piring kuningan, peralatan olahraga, kartu uang elektronik, dan voucher pengisian bahan bakar minyak (BBM). Nilai limit barang yang akan dilelang beragam.

Paling tinggi yakni logam mulia seberat 10 gram Rp6.265.000, dan terendah satu pisau kujang sepanjang 30 sentimeter Rp66 ribu. Masyarakat yang ingin mengikuti lelang harus memenuhi syarat dan ketentuan, di antaranya mendaftar sebagai calon peserta lelang, dan mengaktifkan akun melalui laman www.lelang.go.id.
 
Sejak 2016 hingga Oktober 2019, jelas Febri, KPK mengembalikan uang negara secara signifikan dari pelaporan gratifikasi. Total gratifikasi dalam bentuk uang dan barang yang telah ditetapkan menjadi milik negara sebesar Rp158,16 miliar.
 
"Bagi gratifikasi dalam bentuk uang yang ditetapkan menjadi milik negara maka menjadi PNBP yang disetor ke kas negara, sedangkan gratifikasi dalam bentuk barang berikutnya dilelang oleh DJKN, Kementerian Keuangan," ujar Febri.

MEDCOM

Berita Terkait