Selasa, 19 November 2019 | 01:31:45 WIB

Jusuf Kalla Pikir-Pikir jika Ditawari jadi Wantimpres

Sabtu, 26 Oktober 2019 | 13:00 WIB
Jusuf Kalla Pikir-Pikir jika Ditawari jadi Wantimpres

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Istri Mufidah Kalla saat pulang ke kampung halaman di Makassar, Sabtu, 26 Oktober 2019. (FOTO: MI/LINDO)

MAKASSAR, LINDO - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla memilih pulang kampung dan beristirahat selama dua hingga tiga hari di Kota Makassar. JK baru saja purnatugas mendampingi Presiden Joko Widodo sebagai wapres periode 2014-2019.
 
"Saya istirahat, pulang kampung istirahat, tidak ada agenda-agenda lain selain ketemu keluarga dan alhamdulillah semua sehat-sejat," kata Kalla di teras rumahnya, Jalan Haji Bau Makassar, Sabtu, 26 Oktober 2019.
 
Setelah istirahat sejenak, Kalla mengaku akan fokus pada kegiatan keagamaan kegiatan sosial dan pendidikan. Sementara, soal bisnisnya diserahkan kepada anak-anaknya.

Saat ditanya kemungkinan ia ditawari menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia, Kalla sempat menolak. Namun, setelah beberapa kali didesak, Kalla mengaku bakal memikirkan lebih lanjut.
 
"Nanti itu dipirkan, karena susah, tidak boleh urus sosisal, dan organisasi, banyak tidak nya," terang Kalla sambil mikir.
 
Kalla bersama sang istri, Mufidah Jusuf Kalla, tiba di Makassar bersama Pukul 08.19 Wita dengan pesawat Garuda Indonesia GA-604. Mereka dijemput Gubenur Sulsel, Nurdin Abdullah, dan diantarkan langsung ke kediaman Kalla di Jalan Haji Bau Makassar.
 
Di kediaman Kalla sudah berkumpul ribuan orang yang berasal dari berbagai elemen masyarakat. Ia disambut dengan pengalungan bunga, angngaru dan salawat badar.
 
Sementara Nurdin Abdullah sendiri menilai, sosok Kalla masih sangat dibutuhkan bangsa dan negara. Walaupun sudah tidak menjabat sebagai Wapres.
 
"Pak JK itu tokoh perdamaian dunia dan merupakan kebangaan masyarakat Sulsel. Belaiu telah membawa suasana Sulsel itu identik Pak JK yang berhasil mendampingi dua presiden. Pak JK itu sosok yang tahu menempatkan diri dan sebagai wakil presiden yang baik," pungkas Nurdin.

MEDCOM

Berita Terkait