Jumat, 06 Desember 2019 | 15:49:27 WIB

Mediasai Lahan Di Pelabuhan Bernabas Mentok, Ahli Waris Duduki Lahan NHM

Senin, 11 November 2019 | 09:40 WIB
Mediasai Lahan Di Pelabuhan Bernabas Mentok, Ahli Waris Duduki Lahan NHM

Para ahli waris dan pihak PT NHM sedang berdialog soal lahan yang diboikot oleh massa di Pelabuhan Barnabas, Desa Balisosang, Kecamatan Malifut, Kabupaten Halamhera Utara, Selasa (5/11/2019). (FOTO: ALDY/LINDO)

HALUT, LINDO - Pihak ahli waris keluarga besar Hi Adam Surabaya dan keluarga besar Ishak Surabaya melakukan aksi pemboiktan di lokasi perusahaan PT. Nusa Halmahera Minerals (NHM), di Pelabuhan Kapal Bernabas, Desa Balisosang, Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmahera Utara, Selasa (5/11/2019) pagi.

Dalam aksi pemboikotan itu, keluarga ahli waris Hi Adam Suarabaya dan keluarga Ishak Surabaya, sempat berdialog dengan perwakilan PT NHM. Namun dalam negosiasi itu, pihak perusahaan menginginkan agar persoalan gugatan di pengadilan negeri Tobelo terus digulirkan.

Namun Pihak keluarga ahli waris Hi Adam Surabaya menginginkan agar persoalan mediasi antara mereka dengan PT NHM segera berakhir dipertemuan hari ini. Namun lagi-lagi kedua kubu saling mempertahankan argumen sehingga dialog yang difasilitasi aparat kepolisian dan TNI berakhir buntu, alias tidak ada titik temu.

Selanjutnya, para ahli waris tidak mau beranjak dari lokasi itu. Mereka memilih bertahan hingga ada penyelesaian dari PT NHM.

Hingga berita ini dilansir, puluhan keluarga dari para ahli waris sedang bertahan dilokasi, pelabuhan Barnabas, Desa Balisosang, Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmahera Utara.

Menurut rencana, para keluarga ahli waris akan memboikot lokasi perusahaan hingga memasang tenda. Jumlah massa yang diterjukan ke lokasi itu sebanyak 30 orang. Sedangkan logistik yang disuplai dari masing-masing ahli waris terus berdatangan, seperti lauk pauk, dan air minum.

ALDY M

Berita Terkait