Senin, 16 Juli 2018 | 05:52:39 WIB

Mensos: Eks PSK Kalijodo Bisa Dibina di PSKW

Senin, 22 Februari 2016 | 15:26 WIB
Mensos: Eks PSK Kalijodo Bisa Dibina di PSKW

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. (FOTO: IST/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan eks Pekerja Seks Komersial (PSK) Kalijodo Jakarta Barat yang berasal dari luar DKI Jakarta bisa dibina di Panti Sosial Karya Wanita (PSKW) Mulya Jaya Pasar Rebo Jakarta Timur.

"Bagi para eks PSK Kalijodo tidak perlu merasa panik dan cemas dan tidak menemukan solusinya, PSKW bisa menjadi referensi yang direkomendasikan," kata Mensos saat meninjau PSKW di Jakarta, Senin (22/2).

Namun hingga saat ini belum ada para eks PSK yang ditampung di PSKW Mulya Jaya, tambah Mensos.

"Jangan sampai mereka panik mengambil jalan hidup. Kalau mereka belum tahu mau ke mana yang non DKI Jakarta bawa kemari di sini mereka akan dibina," ujar Mensos.

Pada prinsipnya, tidak hanya yang dari Kalijodo, para eks PSK dari tempat lain pun bisa mendapatkan pembinaan, namun sebelumnya didata dan melangkapi persyaratan administratif.

PSKW Mulya Jaya, Pasar Rebo, memiliki kapasitas 125 orang yang diperuntukan bagi para korban perdagangan manusia (human trafficking).

Di PSKW, kata Mensos, dilengkapi dengan fasilitas dokter, kanselor, dan tempat pelatihan kejuruan (vocational training). Pelatihan kejuruan diperuntukan bagi para eks PSK dengan beragam keterampilan.

"PSKW dilengkapi dokter, kanselor, dan tempat pelatihan kejuruan bagi WTS yang terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)," katanya.

Hasil razia Satpol PP dari Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten dibawa ke PSKW Mulya Jaya, Pasar Rebo untuk diberikan pembinaan dan berbagai aneka keterampilan dengan maksimal pembinaan hingga enam bulan.

Selama dibina para eks PSK termasuk dari Kalijodo di PSKW tersebut bisa mendapatkan berbagai pelatihan kejuruan, seperti menjahit, membordir, membuat berbagai aneka kue.

Selain bisa menenangkan pikiran dan menata kembali masa depan, mereka juga akan dibantu dengan program dari Kementerian Sosial (Kemensos), yaitu Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Rp3 juta per orang.

"Kemensos menyiapkan program bantuan UEP Rp3 juta per orang pasca mengikuti pembinaan di PSKW Pasar Rebo," katanya. (ANT)

Berita Terkait