Sabtu, 23 Juni 2018 | 17:22:25 WIB

Menunjang Pengamanan Perairan Banten, PT CMS Banten Luncurkan Kapal Patroli Cepat KRI Cakalang-852

Sabtu, 12 Maret 2016 | 15:54 WIB
Menunjang Pengamanan Perairan Banten, PT CMS Banten Luncurkan Kapal Patroli Cepat KRI Cakalang-852

Aslog Kasal Laksma TNI Mulyadi foto bersama dengan pejabat TNI AL lainnya dan pihak PT CMS Banten berlatar belakang KRI Cakalang-852. (FOTO : DISPENKOARMABAR/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Galangan kapal PT. Caputra Mitra Sejati (CMS) Banten melaunching/meluncurkan ke laut kapal perang baru milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) jenis PC-43, di sekitar perairan Salira-Banten yang dilakukan secara simbolis oleh Asisten Logistik (Aslog) Kasal Laksma TNI Mulyadi didampingi oleh Direktur Utama PT. CMS  Heru Pramono dengan ditandai pemecahan kendi dan pemotongan tali tross kapal, Kamis, (10/3).
 
Peluncuran kapal ini disaksikan oleh Kadisadal Laksma TNI Prasetya Nugraha, Kadismatal Kolonel Laut (T) Aziz Ikhsan, Kadislaikmatal Laksma TNI Mulyanto, Kasubdis Adalut Disadal Kolonel Laut (T) Sriwidodo, Kasubdis Dalada Disadal Kolonel Laut (T) Edhy Prasetya, Komandan Lanal (Danlanal) Banten Kolonel Laut (P) Dadang Somantri dan Dansatgas PC-43 Letkol Laut (P) Teddie Bernard serta jajaran Direksi PT. CMS Banten.
 
Kapal perang baru TNI AL yang diberi nama KRI Cakalang-852 ini, memiliki panjang (Loa) 44,40 meter, lebar (B.Max) 7,40 meter dan tinggi tengah kapal (Dmld) 3,40 meter.  Kapal ini memiliki mesin utama 3 x 1800 Hp dengan putaran mesin 2300 rpm, kecepatan maksimum mencapai 24 knot, kecepatan jelajah 17 knot dan daya jangkau 1632 Nm.  Kapal dengan bobot 230 ton ini mampu memuat tanki bahan bakar hingga 56.000 liter.
 
Aslog Kasal Laksma TNI Mulyadi mengatakan, pembangunan kapal PC 43 m ini merupakan tindak lanjut pengadaan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) dalam upaya meningkatkan kekuatan dan kemampuan TNI AL mengacu kepada kebijakan dasar pembangunan TNI AL menuju kekuatan pokok minimum (Minimum Essential Force) yang telah ditetapkan dan masih akan berlanjut pada renstra kedua MEF.

"Pembangunan kapal ini juga mengacu kepada kebijakan pemerintah dalam rangka pemberdayaan industri dalam negeri, termasuk didalamnya industri pertahanan, maka pembangunan kapal perang diarahkan untuk dilaksanakan di dalam negeri, sehingga ketergantungan kepada luar negeri dapat dikurangi bahkan dihilangkan," terang Laksma TNI Mulyadi.
 
Ia berharap, PT CMSi dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas serta kemampuan dalam memproduksi kapal perang berteknologi tinggi, sehingga dapat dijadikan referensi penting bagi TNI AL untuk tetap menjalin kerjasama yang baik dimasa mendatang.

Ucapan terima kasih kepada Dirut PT.Caputra Mitra sejati atas terselenggaranya kegiatan peluncuran kapal PC 43 meter yang merupakan simbolisasi formal akan selesainya pekerjaan pembangunan KRI jenis PC 43 meter.

Berita Terkait