Jumat, 23 Februari 2018 | 09:31:48 WIB

Kapuspen Paparkan Kronologis Jatuhnya Helikopter TNI AD di Poso

Minggu, 20 Maret 2016 | 23:44 WIB
Kapuspen Paparkan Kronologis Jatuhnya Helikopter TNI AD di Poso

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Tatang Sulaiman memberikan keterangan pers seputar jatuhnya helikopter milik TNI AD di Poso, Sulawesi Tengah. (FOTO: PUSPEN TNI/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Tatang Sulaiman membenarkan pada Minggu (20/3) sekitar pukul 17.55 WITA telah terjadi musibah jatuhnya helikopter milik TNI AD jenis Bell 412 EP dengan nomor HA 5171 yang sedang melaksanakan tugas operasi perbantuan kepada Polri di Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
 
Menurut Tatang Sulaiman, penyebab kecelakaan sementara diduga karena faktor cuaca. Namun demikian hingga saat ini, penyebab jatuhnya helikopter tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
 
Dalam keterangan persnya yang diterima di Jakarta, Kapuspen mengungkapkan kronologis kejadian, yaitu sekitar pukul 17.20 WITA sebuah helikopter berangkat dari Desa Napu menuju Poso. Sekitar pukul 17.55 WITA helikopter yang berpenumpang 13 orang, jatuh diatas perkebunan Kelurahan Kasiguncu, Kecamatan Poso Pesisir.
 
Dalam insiden itu, dikabarkan ada 13 orang korban yang tewas. 7 orang penumpang dan 6 orang crew, dengan rincian sebagai berikut, Kolonel Infantri Saiful Anwar (Danrem 132/Tdl), Kolonel  Infantri Heri, Kolonel Infantri Ontang RP, Letkol Cpm Tedy, Mayor Infantri Faqih, Kapten Dr Yanto, Prada Kiki, Kapten Cpn Agung, Lettu Cpn Wiradi, Letda Cpn Tito, Serda Karmin, Sertu Bagus, Pratu Bangkit.
 
Langkah awal yang telah diambil oleh pihak TNI kata Kapuspen, saat ini Pangdam VII/Wirabuana sedang memimpin pencarian dan evakuasi terhadap korban. 12 orang sudah dapat di identifikasi dan 1 orang atas nama Lettu Cpn Wiradi masih dalam pencarian.

"Ke 12 jenazah korban, malam ini juga langsung di evakuasi ke RS Bhayangkara, Palu, untuk mendapatkan identifikasi. Besok pagi, semua korban akan di evakuasi menuju ke rumah duka masing-masing," ujarnya.

Kapuspen juga mengungkapkan TNI juga akan melaksanakan investigasi dalam rangka mengumpulkan informasi dalam musibah jatuhnya pesawat helikopter di daerah itu.

"Selain melakukan pencarian dan evakuasi terhadap korban, TNI juga akan melakukan investigasi penyebab jatuhnya helikopter itu," paparnya. (PUSPEN TNI)

Berita Terkait