Selasa, 12 Desember 2017 | 09:34:06 WIB

Prajurit TNI AL Gelar Doa Bersama Untuk Kesuksesan Pelaksanaan Latma MNEK 2016

Kamis, 7 April 2016 | 20:25 WIB
Prajurit TNI AL Gelar Doa Bersama Untuk Kesuksesan Pelaksanaan Latma MNEK 2016

Kasal Laksamana TNI Ade Supandi saat memberikan amanat dalam acara doa dan munajat bersama di masjid Al-Arif, Mabesal, Cilangkap Jakarta Timur. (FOTO : DISPENAL/LINDO)

JAKARTA, LINDO – Sekitar dua ribu personel Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), baik strata perwira tinggi, perwira menengah, perwira pertama, bintara, tamtama dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, serempak mengadakan doa dan munajat bersama sesuai agama masing-masing yang dilaksanakan di tiga tempat ibadah yakni Masjid Al-Arif, Gereja Bukit Kasih, dan Pura Varuna Dharma, Kamis (7/4).
 
Kasubdisbintal Diswatpersal Kolonel Laut (KH) Iyan Heryawan mengatakan, kegiatan doa dan munajat bersama ini digelar guna memohon kepada Allah S.W.T agar memberikan kelancaran, keselamatan dan kesuksesan dalam pelaksanaan kegiatan berskala internasional “2nd Multilateral Naval Exercise Komodo 2016” yang berlangsung di Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
 
Selain doa dan munajat bersama dilaksanakan, juga pemberian bingkisan kepada 100 anak yatim piatu, pengurus rumah ibadah (mesjid, pura, gereja), para supir pejabat Mabesal dan office-boy/petugas cleaning service Mabesal.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakasal Laksamana Madya TNI Arie H. Sembiring, para Asisten Kasal, para pejabat utama mabesal, para Pangkotama TNI AL wilayah Jakarta, Ketua Umum Jalasenastri Ny. Endah Ade Supandi serta para anggota Jalasenastri.
 
Kasal Laksamana TNI Ade Supandi mengatakan, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan tiga kegiatan internasional yang dirangkaikan bersama yakni 2nd Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2016, International Fleet Review (IFR) 2016 dan 15th Western Pacific Naval Symposium (WPNS) pada  12 -16 April 2016.

“Ketiga kegiatan besar tersebut sangat penting artinya terutama sebagai media pelaksanaan peran diplomasi Angkatan Laut sekaligus menjadi kontribusi bagi perdamaian dan keamanan kawasan,” terang Kasal.

Kontribusi para personel yang terlibat, baik langsung atau tidak langsung dalam kepanitiaan lanjutnya, menentukan keberhasilan pelaksanaan kegiatan-kegiatan tersebut.  “Para personel yang tidak terlibat diharapkan dapat memberikan dukungan moril dan doa, Karena doa adalah wujud pernyataan pengakuan atas keagungan Tuhan Yang Maha Esa dan permohonan agar diberi kekuatan, kelancaran dan kesuksesan dalam pelaksanaan tugas-tugas, karena tanpa pertolongan-Nya, tidak akan ada keberhasilan,” ujar Laksamana TNI Ade Supandi.

Dalam latihan bersama yang diikuti lebih dari 30 negara tersebut, akan digelar juga bhakti kesehatan gratis (medcap project) berupa: pelayanan kesehatan umum, gigi dan khitan, pelayanan operasi katarak dan bedah, penyuluhan kesehatan serta pemberian alat kesehatan perorangan, donasi alat medis, dan latihan penanganan pertolongan kesehatan (medical exersise) diantaranya: pertolongan pertama, menentukan jenis perawatan darurat, medical evacuation, disaster victim identification.
 
Selain itu, direncanakan akan dilaksanakan penandatanganan monumen perdamaian oleh Presiden Joko Widodo, penandatanganan prasasti, kegiatan ship tour “Ayo ke Laut” yang akan diikuti 500 pelajar, selaju sampan (lomba dayung) antar negara, sepak bola pantai, festival kuliner Marandang di pantai Cimpago, serta kirab kota dengan masing-masing maskot negara, funbike yang diikuti delegasi WPNS, dance and band performance, promosi kebudayaan dan kuliner Indonesia (cultural dinner).
 

EDITOR : ARMAN R

Berita Terkait

Baca Juga