Jumat, 20 Oktober 2017 | 03:13:54 WIB

Presiden Jokowi Terima Buku Save Our LIittoral Life “Selamatkan Pesisirmu, Selamatkan Negerimu"

Jum'at, 15 April 2016 | 21:15 WIB
Presiden Jokowi Terima Buku Save Our LIittoral Life “Selamatkan Pesisirmu, Selamatkan Negerimu

Dankormar Mayjen TNI (Mar) Buyung Lalana (kiri) memberikan buku SOLL kepada Presiden Joko Widodo. (FOTO : DISPENKORMAR/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Dalam rangka mengimplementasikan dan mendukung arah kebijakan pemerintah untuk mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, Korps Marinir Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) bersama berbagai komponen bangsa telah melaksanakan sebuah gerakan nasional penyelamatan dan pelestarian ekosistem pesisir “Save Our Littoral Life (SOLL) – Selamatkan Pesisirmu, Selamatkan Negerimu”.

Gerakan nasional ini dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo pada 15 Agustus 2015 disertai dengan berbagai macam kegiatan pemberdayaan wilayah pesisir yang digelar secara masif dan serentak dari Sabang sampai Merauke.
 
Rangkaian kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian bangsa Indonesia terhadap kelestarian lingkungan hidup dan pembangunan sektor maritim Indonesia ini, dimotori oleh Korps Marinir. (Kormar) TNI AL bersinergi dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Perhubungan, Pemerintah Daerah (Pemda), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pecinta lingkungan hidup dan stake holder terkait mencakup berbagai program.
 
“Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dalam program SOLL meliputi penanaman satu juta bibit terumbu karang di 235 (dua ratus tiga puluh lima) titik yang tersebar dari Sabang sampai Merauke di area seluas 100 hektar yang 80 sampai 90 persen berkembang dengan baik.  Selain itu, juga dilakukan penanaman mangrove, bhakti sosial, bersih-bersih pantai, bedah desa pesisir, pembangunan rumah pintar apung, dan pengembangan marine eco-tourism," terang Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Buyung Lalana.

Tidak ketinggalan lanjutnya, juga dilakukan gerakan ekonomi masyarakat pesisir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan ketahanan protein nasional.
 
Kegiatan ini kata Dankormar, bahkan mampu menginspirasi komunitas internasional yang tergabung dalam Western Pacific Naval Symphosium untuk dijadikan sebagai role model dalam kegiatan Multilateral Naval Exercise Komodo 2016 di Padang.
 
Bertempat di Kepulauan Seribu pada hari Kamis 14 April 2016, dalam rangkaian kegiatan Pencanangan Gerakan Nasional Penyelamatan Tumbuhan dan Satwa Liar, Presiden Joko Widodo menerima buku “Save Our Littoral Life (SOLL), Selamatkan Pesisirmu, Selamatkan Negerimu” yang diserahkan oleh Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Buyung Lalana, menandai diluncurkannya buku SOLL.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo juga menerima buku-buku tentang lingkungan hidup dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan  yang diserahkan langsung Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri, Wagub DKI Jakarta, Kapolda Metro Jaya, Bupati Kepulauan Seribu, para Duta Besar Negara Sahabat.
 
Pada kegiatan yang dihadiri oleh masyarakat Kepulauan Seribu tersebut, Presiden berkesempatan melepas tukik, meletakan subtrat, melepas burung elang bondol dan elang laut, serta menyaksikan masyarakat menanam bibit mangrove.
 
Buku SOLL menggambarkan kejayaan maritim nusantara dengan segala potensinya, latar belakang lahirnya gerakan SOLL, pelaksanaan program SOLL, deklarasi puncak acara pencanangan SOLL oleh Presiden Joko Widodo, komitmen pada terwujudnya Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia dan  penilaian masyarakat atas pelaksanaan program SOLL.
 
Buku dengan tebal 350 halaman dan dilengkapi foto-foto kegiatan yang bernuansa pesisir ini, diharapkan mampu memberikan motivasi dan inspirasi kepada seluruh komponen bangsa untuk mau “kembali ke laut”, menyumbangkan segala potensi yang dimiliki, menumbuhkan kesadaran untuk mau dan mampu sebagai bangsa bahari yang besar.

Perkembangan pelaksanaan  kegiatan SOLL dilaporkan secara berkala setiap tri wulan sebagai sarana monitoring evaluasi kegiatan.   Akhirnya dengan dilandasi semangat kebersamaan dan kerja nyata, semoga kelestarian dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di berbagai wilayah pesisir Indonesia dapat terwujud.

EDITOR : ARMAN R

Berita Terkait

Baca Juga