Kamis, 26 April 2018 | 16:26:04 WIB

Jaringan Anti Korupsi Minta Kasus La Nyalla Mattalitti Diambil Alih oleh KPK

Selasa, 26 April 2016 | 22:08 WIB
Jaringan Anti Korupsi Minta Kasus La Nyalla Mattalitti Diambil Alih oleh KPK

La Nyalla Mattalitti usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta. (FOTO: IST/LINDO)

SURABAYA, LINDO - Jaringan Anti Korupsi (JARAK) Jawa Timur meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambilalih kasus korupsi dana hibah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur yang melibatkan La Nyalla Mattalitti.

Koordinator Jaringan AntiKorupsi Jawa Timur, Iqbal Felisiano menyarankan kasus ini seharusnya dibawa ke KPK agar penanganan kasus bisa lebih maksimal.

“Ditakutkan jika hanya ditangani kejaksaan saja, tidak akan maksimal terbongkar,” kata dosen Hukum Pidana Universitas Airlangga itu.

Jaringan Anti Korupsi ini merupakan lembaga yang terdiri dari klinik hukum antikorupsi Universitas Airlangga, Malang Corruption Watch (MCW), Justice for Atik dan Komisi Yudisial.

"Mereka berencana membuat kajian terkait kasus La Nyalla dan berbagai kasus korupsi lain di Jawa Timur yang menyangkut Bank Jatim," paparnya.

Iqbal mengatakan seharusnya Kejaksaan tidak hanya memeriksa terkait korupsi saja, tapi juga tindak pidana pencucian uang. Jaringan Anti Korupsi sendiri masih mengkaji keterkaitan tersebut. Menurut Iqbal, kasus La Nyalla ini merupakan kunci untuk bisa membuka korupsi-korupsi lain yang masih terkait dengan La Nyalla.

"Saya sarankan agar Kejaksaan tidak hanya fokus pada kasus korupsi saja, tetapi Kejaksaan juga harus fokus pada tindak pidana pencucian uang. kasus La Nyalla ini merupakan kunci untuk bisa membuka korupsi-korupsi lain yang masih terkait dengan saudara La Nyalla," tegasnya.  (Enggo Wahono)

Berita Terkait