Jumat, 20 Oktober 2017 | 03:09:27 WIB

Ingin Tertata dengan baik, Jajaran TNI AD gelar Sosialisasi SIMAK BMN di Ternate

Kamis, 28 April 2016 | 00:31 WIB
Ingin Tertata dengan baik, Jajaran TNI AD gelar Sosialisasi SIMAK BMN di Ternate

Jajaran TNI AD gelar Asistensi Pengisian SIMAK BMN di Ternate, Maluku Utara, Rabu (27/4). (FOTO: PENREM 152/BABULLAH)

TERNATE, LINDO - Para staf Logistik Markas Besar Angkatan Darat (Mabes AD) bekerja sama dengan Korem 152/Babullah menggelar asistensi pengisian Sistem Informasi Management Keuangan Barang Milik Negara (SIMAK BMN) untuk pejabat yang membidangi logistik di jajaran Korem 152/Babullah yang diadakan di aula Makorem 152/Babullah, Ternate, Maluku Utara, Rabu (27/4).

Kegiatan itu dihadiri oleh Kasrem 152/Babullah Letkol Infantri Sigit Purwanto, Pasilog Korem Mayor Infantri Akhyarudin serta ketua tim asistensi Letkol Cpl Isariyanto dari Slog Mabesad serta di ikuti oleh para pejabat pembuat laporan SIMAK BMN dan Staf Logistik Satuan.

Dalam kegiatan tersebut disosialisasikan tentang peraturan yang terbaru yaitu perihal mengisi formulir SIMAK BMN dengan tujuan agar sistem administrasi management pengelolaan keuangan dan barang inventaris milik Negara dapat tertata dengan baik.

Termasuk dengan adanya penambahan dukungan yang bersifat Alsintor maupun Sarana dan Prasarana maupun Alutsista Terbaru serta penerapan kebijakab baru penyingkronan dari Mabes AD, Kementrian Pertahanan dan Satuan Jajaran TNI AD.

Dalam keterangan persnya, Kapenrem 152/Babullah Mayor Infantri Anang Setyoadi menjelaskan kegiatan asistensi pengisian SIMAK BMN ini rutin dilakukan pada setiap triwulan.

"Kegiatan asistensi pengisian SIMAK BMN ini memang rutin dilakukan oleh jajaran TNI AD khususnya dalam bidang Logistik di Mabes AD. Kami setiap triwulan harus melakukan kegiatan ini," kata Kapenrem. 

Anang Setyoadi juga menegaskan Mabesad menginginkan agar pengisian formulir pelaporan dari daerah hingga ke pusat tidak adanya terjadi tumpang tindih.

"Kegiatan pengisian formulir pelaporan ini diharapkan tidak adanya kesalahan dari tingkat daerah hingga ke tingkat pusat. Hal itu dimaksudkan agar penertiban administrasi dan pengelolaan Barang Inventaris Negara bisa bisa tertata dengan rapi," paparnya. (Penrem 152/Babullah)

EDITOR : EDITOR: AHMAD DAILANGI

Berita Terkait

Baca Juga