Kamis, 26 April 2018 | 12:37:27 WIB

Marinir Pecahan Rekor Muri Renang Selat Madura

Jum'at, 29 April 2016 | 17:49 WIB
Marinir Pecahan Rekor Muri Renang Selat Madura

Marinir Pecahan Rekor Muri Renang Selat Madura. (FOTO : DISPENKORMAR/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Sebagai puncak acara peringatan Hari Ulang Tahun (Hut) Ke-15 Pasmar-1 yang dirayakan pada 22 Maret lalu, Pasmar-1 melanjutkan tradisi renang melintasi Selat Madura dari Surabaya menuju Madura oleh prajurit Pasmar-1 Korps Marinir (Kormar) yang dilepas oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, dari titik start dibawah Jembatan Suramadu sisi Surabaya, yang didampingi oleh Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Buyung Lalana dan Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) Lukman serta para pejabat lainnya, Kamis, (28/4).
 
Kegiatan tersebut dalam rangka memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) untuk perenang terbanyak yang melintasi Selat Madura yaitu 2.016 prajurit, dengan harapan semangat bahari dan jati diri sebagai pasukan pendarat amfibi akan tetap tertanam di dada prajurit-prajurit Pasmar-1 Korps Marinir.  Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mempromosikan objek wisata Jembatan Suramadu, kampanye lingkungan dan kemaritiman.

Para perenang mengenakan Pakaian Dinas Lapangan (PDL), berenang di samping kaki-kaki Jembatan Suramadu sisi timur sejauh 5,3 kilometer yang diawali dari garis start sisi Surabaya dengan finish di sisi Madura.

Memang bukan perkara gampang untuk berenang di Selat Madura, beberapa tantangan yang dihadapi para perenang antara lain mereka harus mampu mengatasi arus yang sangat kuat, ombak yang besar dan hewan-hewan laut yang berbisa seperti ubur-ubur serta benang laut, disamping itu juga harus bisa membentuk formasi jembatan manusia.
 
Pelaksanaan renang Selat Madura tersebut diikuti 2.016 prajurit Pasmar-1 Kormar maupun non Pasmar-1 dengan rincian 644 perenang dari prajurit Brigade Infanteri-1 Marinir, 526 perenang dari Resimen Bantuan Tempur-1 Marinir, 360 personel dari Resimen Artileri-1 Marinir, 360 personel dari Resimen Kavaleri-1 Marinir, 50 personel dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan V Surabaya, 50 perenang dari Komando Pendidikan Korps Marinir (Kodikmar) dan 26 perenang  dari Akademi Angkatan Laut.
     
Menjelang pelepasan Renang, Kasal mengajak semua yang hadir untuk memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT.  “Kita berada disini dalam keadaan sehat wal’afiat, kita mengulang sejarah 20 tahun yang lalu yang pernah melakukan renang selat Madura membentuk Jembatan Marinir Suramadu yang dilakukan oleh para senior Marinir TNI AL.   Rekor MURI bukan patokan, kita akan menguji kemampuan prajurit Marinir dan utamakan keselamatan, berangkat 2.016 kembali 2.016.  Saya yakin seluruh prajurit yang diterjunkan dalam event ini mampu menyelesaikan misinya, latihan sudah dilakukan jauh-jauh hari, panitia pun telah menyiapkan segala sesuatunya agar pelaksanaan lancar dan aman,” ujar Kasal Laksamana TNI Ade Supandi.
 
Pemecahan rekor tersebut, dimeriahkan oleh demonstrasi terjun payung yang mendarat di atas Ponton di tengah laut sisi timur jembatan Suramadu oleh 20 prajurit Batalyon Intai Amfibi-1 Marinir yang dipimpin Pasiops Yontaifib-1 Mar Mayor Marinir M. Abdilah.

Tidak mau ketinggalan 200 perahu nelayan dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) wilayah Surabaya ikut meramaikan acara tersebut. Juga digelar Bakti Sosial (Baksos) berupa pengobatan gratis untuk 1.500 pasien bagi masyarakat umum yang dipimpin oleh Danyonkes-1 Mar Letkol Laut (K) drg. Ketut Triwanto, Sp. Ort, di garis finish sebelah timur jembatan Suramadu sisi Madura.

Tidak ketinggalan, atraksi Barongsai oleh para prajurit Pasmar-1, yang sebelumnya dilaksanakan penyerahan perlengkapan Barongsai oleh Ketua Fobi Jatim bapak Candra Wurianto Woo kepada Danpasmar-1, juga dihibur oleh D’Brigade Band dan OM Monata, serta demontrasi Karate prajurit Pasmar-1 dan putra-putri keluarga besar Pasmar-1.
 
Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan Cinderamata oleh Dankormar Mayjen TNI (Mar) Buyung Lalana kepada Muspida setempat dan dari Muspida kepada Dankormar, serta diakhiri dengan penyerahan Piagam Rekor MURI dari Tim MURI kepada Dankormar dan Komandan Pasmar-1 serta Komandan Korps Marinir menyerahkan Piagam Rekor MURI kepada perwakilan perenang.
 
Hadir dalam kegiatan tersebut, Aspers Kasal Laksamana Muda TNI Djoko Teguh Wahojo, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Sumardi, Gubenur AAL Mayjen TNI (Mar) Guntur ICL, Danlantamal V Surabaya Brigjen TNI (Mar) Rudy Andi Hamzah, serta para Pejabat Teras TNI/Polri Wilayah Jawa Timur.
 

Berita Terkait