Minggu, 19 November 2017 | 17:20:38 WIB

Sosialisasi Infrastruktur Hijau Dalam Pengelolaan Sampah

Sabtu, 21 November 2015 | 01:06 WIB
Sosialisasi Infrastruktur Hijau Dalam Pengelolaan Sampah

Kelola sampah secara moderen. (FOTO: IST/LINDO)

LINDO - Kegiatan Sosialisasi Infrastruktur Hijau Dalam Pengelolaan Bank Sampah dan Limbah B3 merupakan program yang sangat tepat untuk dilakukan bersama-sama dengan masyarakat di seluruh Indonesia. Dengan arti kata, Ikhtiar yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini harus didukung oleh segenap lapisan masyarakat Indonesia.

Karena menurut pandangan saya, problem sampah dan limbah B3 masih menjadi masalah besar yang dihadapi Indonesia. Untuk itu perlu adanya langkah-langkah yang kongrit dalam pengelolaannya. Dan nampaknya, kegiatan ini sangatlah tepat sebagai sebuah Ikhtiar membangun negeri dari sisi lingkungan hidup.

Sepengetahuan saya, infrastruktur hijau merupakan suatu langkah untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus dalam persiapan menghadapi tantangan perubahan iklim dan ledakan populasi di masa depan.

Apalagi isu Perubahan iklim global telah menjadi catatan penting bagi PDI Perjuangan. Karena isu perubahan iklim global menjadi bagian dari program perjuangan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) 2015-2020. Yang isinya: Melakukan mitigasi dan adaptasi terhadap Perubahan Iklim Global, tsunami, dan bencana alam lainnya.

Terkait dengan tema Sosialisasi Infrastruktur Hijau Dalam Pengelolaan Sampah ini,  tentu saja kegiatan ini terfokus pada kampanye lingkungan dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan dan pemahaman masyarakat akan pentingnya pengelolaan lingkungan hidup, misalnya dengan melakukan penanaman pohon, pembangunan fasilitas pengelolaan sampah (bank sampah) dan pembangunan instalasi pengolahan limbah-biogas.

Dan sepengetahuan yang saya ketahui, bahwa tujuan sosialisasi ini adalah untuk menyiarkan, mengimformasikan kepentingan untuk menjaga kualitas lingkungan melalui penanaman pohon pada lahan kritis, penghijauan dan terciptanya energi alternatif akan mengurangi kerusakan ataupun pencemaran lingkungan.

Saya berharap seluruh komponen bangsa bersama-sama untuk berusaha mengurangi hambatan, kendala dan menembus tantangan dengan membangun sinergi dalam mewujudkan lingkungan hidup yang bersih dan sehat, tentunya dengan semangat gotong royongyang pernah didengungkan oleh founding father, Bung Karno.

Bung Karno, Presiden Pertama Republik Indonesia dalam pidatonya mengemukakan: "Apakah kelemahan kita adalah kurang percaya diri sebaga bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri dan kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah rakyat gotong royong."

Apapun persoalan yang kita hadapi, bila dilakukan dengan semangat gotong royong, termasuk dalam mengatasi isu-isu lingkungan hidup, yang kita bahas bersama ini.

Diakhir kata, ungkapan Bung Karno dapat menjadi landasan kita untuk berpikir dan bertindak demi “Mencapai Indonesia Raya, Indonesia yang Sejati-jatinya Merdeka.”

Bung Karno Berkata: "Aku tinggalkan Kekayaan alam Indonesia, biar semua negara besar dunia iri dengan Indonesia, dan aku tinggalkan hingga bangsa Indonesia sendiri yang mengolahnya." Selamat berdiskusi. MERDEKA!

(Oleh: H. Nasyirul Falah Amru, SE (Anggota Komisi VII DPR RI 2014 – 2019) Dapil Lamongan – Gresik Jatim).

EDITOR : Muslih

Berita Terkait

Baca Juga