Rabu, 22 November 2017 | 20:11:13 WIB

Nakertrans Malut Adakan Ajang Pencarian Kerja Masal

Rabu, 25 Mei 2016 | 09:31 WIB
Nakertrans Malut Adakan Ajang Pencarian Kerja Masal

Panitia penerimaan tenaga kerja masal di Malut melayani para pencari kerja yang diadakan oleh Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Nakertrans) Malut di Ternate, Senin (23/5). (FOTO: FAISAL/LINDO)

TERNATE, LINDO - Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Transigrasi dan Ketenagakerjaan (Nakertrans), melaksanakan program penerimaan tenaga kerja masal dengan tema "Job Fair 2016".

Program penerimaan tenaga kerja masal di selenggarakan di Gedung Duafa Kota Ternate pada Senin (23/5) kemarin.

Menurut Kepala Dinas Nakertrans Provinsi Maluku Utara Umar Sangadji, Pameran Bursa Kerja yang diadakan selama dua hari ini akan memberikan kesempatan pada masyarakat umum untuk memiliki pekerjaan tetap.

"Pameran Bursa Kerja yang kami buka selama dua hari ini guna membuka lapangan kerja bagi masyarakat umum yang belum memiliki pekerjaan tetap," katanya.

Umar juga menegaskan Pameran Bursa Kerja itu tidak hanya ajang mencari pekerjaan, tetapi ajang itu juga memberikan pengarahan kepada pihak perusahaan terkait dengan aturan-aturan yang mengikat antara pekerja dan pihak perusahaan, sehingga di kemudian hari tidak ada pihak perusahaan yang mengingkari hak-hak para pekerja.

"Bukan hanya pameran bursa kerja yang kami lakukan, tetapi kami juga memberikan pengarahan kepada pihak perusahaan terkait dengan aturan-aturan yang mengikat antara pekerja dan pihak perusahaan sehingga di kemudian hari tidak ada pihak perusahaan yang menjalimi hak-hak pekerja," ujarnya.

Umar juga menambahkan sejak menjabat sebagai Kepala Dinas Nakertrans banyak laporan dari masyarakat yang mengeluh tentang hak-hak karyawan yang dijolimi oleh pihak perusahaan.

"Sejak saya menjabat sebagai Kepala Dinas Nakertrans Provinsi Malut, banyak sekali laporan dan masukan dari masyarakat yang di daerah-daerah yang mengeluh tentang hak-hak karyawan yang di jolimi oleh pihak perusahaan. Untuk itu saya berkesimpulan bahwa seluruh perusahaan yang ada di Malut harus diberi pengarahan dan pemahaman tentang aturan, sehingga apabila ada perusahaan yang melanggar aturan tersebut maka akan kami menindak sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku. Bila perlu pelaku tersebut di kenakan sangsi pidana," tegasnya. (FAISAL)

EDITOR : EDITOR: ALDY M

Berita Terkait

Baca Juga