Kamis, 26 April 2018 | 16:36:42 WIB

Dikira Masih Hidup, Mayat Ibu Hamil Ini Berteriak Di Dalam Peti Mati

Senin, 27 Juni 2016 | 02:11 WIB
Dikira Masih Hidup, Mayat Ibu Hamil Ini Berteriak Di Dalam Peti Mati

Sehari usai dimakamkan wanita ini bangkit dari kubur. (FOTO: IST/LINDO)

LINDO - Berbagai cerita mengerikan memang mulai merebah di negeri ini. Bagaimana tidak hampir semua perbuatan manusia sudah diluar jalur hokum. Sehingga, tidak jarang semua itu terjadi. Meskipun tidak selama yang lepas dari jalur hokum itu demikian tapi berbagai kejadian mengerikan itu selalu terdengar dalam setiap berita

Baru-baru ini muncul kisah mengerikan yang datanngya dari seorang ibu hamil. Sosok ibu hamil yang sudah meninggal itu tiba-tiba berteriak. Kebetulan, mayatnya masih diletakkan di dalam peti mati. Kenapa semua itu bisa terjadi?

Sekelompok pelayat di Honduras terpaksa menjebol sebuah makam beton, mereka melakukan ini karena yakin seorang wanita yang meninggal dan di kubur didalamnya telah ‘bangkit dari kematiannya’.

Dalam rekaman tersebut terlihat, anggota keluarga dibantu pengantar jenazah terlihat membongkar makam beton untuk mengeluarkan peti mati . Di dalam peti itulah ditempatkan jenazah Neysi Perez, 16 tahun, disemayamkan.

Keluarga dan warga mengeluarkan peti mati Perez, sebab mereka mengaku mendengar ada suara teriakan dari dalam liang kubur.

Mereka mengklaim bahwa kaca di peti mati Perez telah pecah. Pada saat itu suaminya melaporkan bahwa telah mendengar seseorang menjerit tertahan dan memukul-mukul kaca dari dalam peti mati istrinya itu.

Tetapi saat petugas medis tiba di lokasi, mereka tidak menemukan tanda-tanda kehidupan dan wanita itu kemudian dimakamkan kembali seperti sedia kala.

Kematianya diperkirakan bahwa Perez, yang sedang hamil tiga bulan, hanya pingsan saat bangun di tengah malam untuk buang hajat di luar rumahnya di La Entrada, bagian barat Honduras.

Saat mulut Perez mulai berbusa, warga menduga dia elah kesurupan setan dan seketika itu pula seorang pendeta setempat berusaha mengusir setan yang ada di dalam tubuhnya. Tetapi Perez akhirnya meninggal di rumah sakit. Lalu, wanita naas itu pun kemudian dimakamkan.

Namun sehari setelah dimakamkan, kerabat dan suami Perez, Rudy Gonzales, serta warga setempat mengunjungi makamnya sebagai bentuk bela sungkawa.

Gonzales sangat menyesalkan kejadian ini karena baru sehari istrinya itu dimakamkan sudah terjadi hal-hal seperti ini.

Suara teriakan Perez juga didengar oleh seorang pekerja makam bernama Jesus Villanueva. Dia mengatakan, “Saya yakin sekali bahwa teriakan itu berasal dari sana. Saya tidak bisa membayangkan ada seseorang di dalam yang ternyata masih hidup.ketika itu dan itu membuat saya ketakutan”

Dokter percaya bahwa Perez mungkin menderita serangan panik parah yang menghentikan jantungnya untuk sementara. Sehingga, hal itulah yang menyebabkan dia sadar kembali saat di dalam peti yang kemudian berteriak.

Keluarga Perez mengkritik petugas medis karena diduga terlalu cepat untuk menyatakan kondisi wanita itu dan menandatangani sertifikat kematiannya. Keluarganya menilai seharusnya pihak medis bersikap professional karena itu terkait dengan nyawa

Meski demikian akhir Neysi akhirnya benar-benar meninggal dunia dan dia dikebumikan di makam lamanya.  (BB)

Berita Terkait