Sabtu, 24 Februari 2018 | 23:21:10 WIB

Aksi Pencurian dan Kekerasan Tertangkap dan Dihakimi Warga

Minggu, 17 Juli 2016 | 08:17 WIB
Aksi Pencurian dan Kekerasan Tertangkap dan Dihakimi Warga

Ilustrasi - Pelaku pencurian diborgol aparat keamanan. (FOTO: IST/LINDO)

PONOROGO, LINDO - Ulah nekat panjang tangan SAD, warga Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jatim akhirnya berakhir tragis. Akibatnya pelaku berinisial (SAD) babak belur dihajar massa yang berada di Desa Panjeng, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, pada Jumat (15/7) sekitar pukul 00.10 WIB dini hari.

SAD terbukti telah mencuri disertai dengan kekerasan di Desa Panjeng. Yang mengejutkan korban aksi seorang diri SAD adalah seorang nenek, Mbah Ridjem (75) janda tua warga Jalan Singosari No.9, Desa Panjeng, Kecamatan Jenangan, Ponorogo.

"Nenek Ridjem adalah korban pencurian dengan kekerasan," kata Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Harijadi, Sabtu (16/7).

Mantan Kapolsek Siman ini menerangkan kejadian yang di alami nenek Ridjem. "Pada Jumat sekitar pukul 00.10 WIB tersangka SAD masuk rumah nenek Ridjem melalui pintu dapur dan karena saat itu pintu terkunci kemudian di buka paksa dengan cara didorong menggunakan dua tangan, kemudian SAD masuk ke dapur untuk melakukan aksi jahatnya," urainya.

AKP Harijadi juga menuturkan jika SAD mengeluarkan pisau sehingga korban menyerahkan uang kepada tersangka. "Karena ada suara ribut, tetangga nenek itu memberanikan mengetuk pintu sehingga membuat kaget SAD," terangnya.

Menurutnya, SAD lari tunggang langgang karena aksi jahatnya diketahui tetangga korban. "Tersangka SAD sempat lari, sebelum akhirnya bisa ditangkap warga," tegasnya.

Puluhan massa yang geram kemudian menghajar SAD sebelum akhirnya diserahkan ke Polsek Jenangan. "Tersangka SAD kami tahan dan kenakan pasal 365 ayat 1 dan 2 huruf 1e dan 3e KUHP," bebernya.

Anggota Polsek Jenangan juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah krudung hitam yang dipakai tersangka, 1 buah pisau yang digunakan untuk menodong korban.

"Kami juga amankan satu unit sepeda motor jenis Honda Kharisma warna hitam yang dipakai SAD dan sepasang sandal jepit warna putih serta sebuah kontak sepeda motor tersebut," jelasnya.

Pihak Kepolisian berhasil mengamankan barang bukti uang sebesar Rp 191.000,00. "Guna kepentingan lebih lanjut, SAD kami amankan," tegasnya. (MUH NURCHOLIS)

Berita Terkait