Rabu, 18 Juli 2018 | 09:58:27 WIB

Ratusan Pelajar SLTA Se-Jakarta Dapat Materi Cinta Indonesia di Rindam Jaya

Minggu, 29 November 2015 | 11:38 WIB
Ratusan Pelajar SLTA Se-Jakarta Dapat Materi Cinta Indonesia di Rindam Jaya

Aster Kasdam Jaya Kolonel Inf Arudji Anwar saat membuka acara “Cinta” Indonesia, Di Aula Aula NKRI, Rindam Jaya, Condet, Jakarta Timur, Sabtu (28/11). (FOTO: ARMAN R/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kegiatan “Cinta” Indonesia  ( Cerita Inovasi Tanah Air Indonesia ) yang diikuti 300 pengurus OSIS setingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) se-Jakarta ini, merupakan kepedulian  Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dalam menyiapkan kader pemimpin bangsa di tengah era globalisasi.

“Jika hal ini tidak diantisipasi dengan baik, sangat mengancam generasi muda, khususnya pengaruh negatif, antara lain dari pengaruh internasional, narkoba, kehidupan bebas, tawuran antar pelajar, bahkan  hilangnya karakter sebagai suatu bangsa,” kata Aster Kasdam Jaya Kolonel Inf Arudji Anwar mewakili Asisten Teritorial Kasad Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, saat membuka acara Cerita Inovasi Tanah Air (Cinta) Indonesia, yang merupakan kerja sama TNI AD dengan Yayasan Planet Inovasi, Di Aula Aula NKRI, Rindam Jaya, Condet, Jakarta Timur, Sabtu (28/11).

Untuk itu lanjutnya, diperlukan suatu aksi sebagai tindakan preventif/pencegahan dari kelompok masyarakat atau bagian dari pemerintah untuk mencegah berlanjutnya hal ini, dalam rangka menciptkan kesadaran bernegara , sekaligus berkarya, berinovasi dalam rangka membangun negeri.

Sebagai identitas pada lingkup nasional Indonesia dan kompleksitasnya kata Aster Kasdam Jaya, menuntut kecerdasan, kreatifivitas dan inovasi yang tinggi untuk membangun keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berasakan Pancasila.

Menurutnya, dalam membantu pemerintah membina generasi muda bangsa, TNI AD melalui program Serbuan Teritorial berkolaborasi dengan Planet Inovasi, menyelenggarakan kegiatan “Cinta” Indonesia, guna menumbuh kembangkan semangat kebangsaan , mengindetifikasi permasalahan dan persoalan bangsa menurut skala prioritas.

“Kegiatan ini juga mendorong lahir dan berkembangnya inisiatif-inisiatif pemecahan masalah bangsa berdasarkan skala prioritas kepentingan pembangunan, membantu dan bekerja sama dengan seluruh komponen bangsa, khususnya generasi muda, hingga kemampuan anak bangsa, untuk melahirkan berbagai temuan inovasi unggul di bidang pengetahuan dan teknologi yang ada di negeri ini,” terang Kolonel Inf Arudji Anwar.

Dengan mewujudkan pemuda yang maju tambahnya, berarti kita dapat menghasilkan bangsa yang hebat.  Oleh sebab itulah, pembangunan kepemudaan secara berkelanjutan harus terus dilaksanakan melalui proses penyadaran, pemberdayaan dan pengembangan, sebagaimana diamanatkan oleh Undang-undang (UU) No. 40 tahun 2009 tentang Kepemudaan.

Sementara itu Ketua Umum Yayasan Planet Inovasi Avanti Fontana yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, ekosistem inovasi yang kondusif, mendorong terjadinya jejaring kerja sama inovasi di antara seluruh komponen bangsa untuk menghasilkan dan memamfaatklan karya-karya inovasi bagi kehidupan bangsa.

“Lingkungan yang kondusif memungkinkan interaksi dan kolaborasi antara pelaku inovasi nasional, yaitu pemerintah, bisnis, industry, lembaga riset dan universitas , serta masyarakat,” jelas Avanti yang juga Pengajar Manajemen dan Strategi Inovasi Universitas Indonesia (UI).

Acarra “Cinta” Indonesia ini tambahnya, bertujuan untuk menyebarkan “virus” inovasi bagi kalangan pemuda-pelajar agar selalu bersemangat mencari kebaruan (novelty) dan keluar dari belenggu zona nyaman (comfort zone) di lingkungannya.

Menurutnya, dengan kegiatan ini para pemuda-pelajar mengadopsi tradisi baru yaitu membiasakan pembaharuan dan memperbaharui kebiasaan dalam berinovasi melalui berbagai kisah dan cerita kebangsaan.

Turut hadir dalam acara tersebut Komandan Rindam Jaya Kolonel Inf Iwan Setiawan, Waaster Kasad Brigjen TNI M.Taufiq, dan Paban 3 Sterad Kolonel Inf Gathut. (*)

Berita Terkait