Kamis, 19 Juli 2018 | 07:09:49 WIB

Janji Tidak Ditepati, Warga Cot Buket Tutup Lokasi TPA

Sabtu, 17 September 2016 | 12:52 WIB
Janji Tidak Ditepati, Warga Cot Buket Tutup Lokasi TPA

Ilustrasi - Ratusan warga memblokir lokasi TPA Kalikondang, Demak, akibat bau yang tak sedap. (FOTO: JIBI/LINDO)

BIREUEN, LINDO - Sejak beberapa hari ini, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Cot Buket, Peusangan, Bireuen, telah ditutup oleh warga desa setempat. Pasalnya, Dinas Pengelolaan Pasar, Kebersihan dan Pertamanan Bireuen, hingga kini belum bisa memenuhi janjinya kepada warga disana.

“Sekitar tiga tahun lalu kami dari warga desa Cot Buket meminta Dinas Pengelolaan Pasar Kebersihan dan Pertanaman, mengaspal jalan masuk ke TPA, tapi hingga kini jalan tersebut belum juga diaspal. Karena janji tidak kunjung ditepati, makanya warga menutup TPA,” kata Tu Ih sapaan akrab Teuku Iskandar .

Keuchik Desa Cot Buket, Teuku Iskandar, Jumat (16/9) mengatakan, alasan warganya menutup TPA tersebut, karena jalan masuk ke desanya hingga ke TPA hanya sekitar satu kilometer yang dijanjikan diaspal oleh Dinas Pengelolaan Pasar, Kebersihan dan Pertamanan Bireuen, tidak kunjung dilaksanakan, janji hanya tinggal janji.

"Mereka hanya berikan janji palsu, dan kami sudah bosan, sehingga atas nama warga di desa Cot Buket siap menutup TPA, tuturnya.

Teuku Iskandar mengungkapkan janji Dinas Pengelolaan Pasar, Kebersihan dan Pertamanan, akan membangun tembok pagar di kawasan TPA agar asap dan bau sampah tidak terlalu menyengat ke pemukiman warga.

"Mereka juga berjanji mau membangun pagar disekitar lokasi, tapi hingga kini pagar itu tak kunjung dibangun,” kata Tu Ih.

Selain itu, kata keuchik, dana kompensasi TPA untuk Desa Cot Buket sebesar Rp35 juta untuk tahun 2016 juga belum dibayar. Menurut mereka akhir-kahir ini bau tidak sedap sangat mengganggu lingkungan desanya. Tumpukan sampah yang sudah menggunung di TPA tersebut kini sudah menimbulkan bau yang tak sedap lagi.

"Sudah bau sekali dan sangat mengganggu kenyamanan warga yang ada di Cot Buket dan sekitarnya," paparnya.

Hasil pantauan dilokasi TPA hingga kini tidak ada lagi aktifitas sampah yang dibuang di lokasi itu. Sementara, mobil sampah milik dinas terkait, hingga kini tidak lagi membuang sampah ke TPA Cot Buket. Namun beberapa masyarakat umum masih tetap membuang sampah kelokasi TPA.

“Mulai sekarang kami juga meminta kepada masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah di TPA Cot Buket,” tegasnya.

Meskipun warga Cot Buket sudah menutup TPA itu, tetapi belum ada papan pengumuman larangan buang sampah di TPA tersebut. “Kami akan segera memasang pamplet, dilarang mebuang sampah di lokasi TPA,” pungkas Teuku Iskandar.

Dialihkan ke TPA Blang Beruru

Semetara itu, Kepala Dinas Pengelolaan Pasar, Kebersihan dan Pertamanan Bireuen, Zamri yang dikonfirmasi awak media mengatakan, sejak TPA Cot Buket ditutup sementara waktu, pihaknya telah mengarahkan truk-truk sampah untuk membuang sampah di TPA Blang Beruru Kecamatan Peudada.

"Sebenarnya TPA Cot Buket bukan ditutup, tetapi pembuangan sampah sementara kami alihkan ke TPA Blang Beruru Peudada, karena TPA Blang Beruru juga lokasinya cukup luas, namun sedikit jauh dari kota Bireuen," kata Zamri.

Sebagaimana diketahui, jarak TPA Cot Buket dari pusat Kota Bireuen hanya sekitar enam kilometer yaitu arah timur Kota Bireuen. Sedangkan ke TPA Blang Beruru Peudada mencapai 20 kilometer lebih, yaitu arah menuju bagian barat Kabupaten Bireuen. (TARMIZI A GANI)

Berita Terkait