Selasa, 17 Juli 2018 | 20:15:09 WIB

PLN Weda Kembali Disoroti Soal Pembagian Giliran Pemadaman Listrik

Minggu, 18 September 2016 | 14:40 WIB
PLN Weda Kembali Disoroti Soal Pembagian Giliran Pemadaman Listrik

Kepala PLN Weda Risdam Ridwan. (FOTO: LAMAGI/LINDO)

HALTENG, LINDO - Kepala Desa (Kades) Goeng, Kecamatan Weda, Niklas Gerson, Sabtu, (17/9) kemarin kepada LINDO mengaku sangat kesal dengan sikap Kepala PLN Weda Risdam Ridwan yang memberlakukan pemadaman listrik secara bergilir dengan alasan beban tiga unit mesin listrik yang tidak mampu melayani penerangan di Kecamatan Weda khususnya di Ibu Kota Kabupaten Halmahera Tengah.

Menurut dia, Kepala PLN Weda tidak memberlakukan pemadaman bergilir di desa Nusliko di Kecamatan Weda. Sementara di desa lainnya diberlakukan pemadaman bergilir.

"Saya pantau desa Nusliko sudah seminggu tidak pernah dipadamkan, padahal bukan hanya warga Nusliko saja yang membutuhkan penerangan listrik. Semua warga di Halteng sangat membutuhkan pasokan listrik," kata Kades Goeng.

Selain Kepala Desa, warga setempat juga mengaku kesal dengan pemberlakuan pemadaman listrik yang tidak merata dan memberlakukan pemadaman yang tidak adil. Warga menilai Kepala PLN Weda Risdam Ridwan pilih kasih dalam menjalankan edaran pemadaman bergilir tersebut.

"Kami nilai Kepala PLN Weda Risdam Ridwan pilih kasih dalam menjalankan edaran pemadaman listrik secara bergilir. Harus adil dan benar-benar pro disemua masyarakat," tuturnya.

Secara terpisah Kepala PLN Weda Risdam Ridwan ketika dikonfirmasi mengaku untuk jaringan jalur di Desa Nusliko sangat sulit untuk dipadamkan. Karena, tidak melalui gardu, tapi dikaitkan langsung ke mesin listrik sehingga harus menggunakan alat untuk dipadamkan.

"Kalau jaringan yang ada di Desa Nusliko sangat sulit untuk kami padamkan. Karena, tidak melalui gardu, aliran listrik itu dikaitkan langsung ke pusat listrik sehingga harus menggunakan alat untuk dipadamkan," jelasnya.

Risdam juga meminta pada warga jika tidak puas dalam pelayanan PLN, maka disarankan pada warga bisa datang langsung ke kantor PLN Weda untuk menanyakan pada dirinya.

"Jangan emosi kalau mau dapat informasi soal pelayanan PLN Weda. Kalau mau jelas silahkan datang ke kantor saya, kenapa PLN Weda tidak transparan. Kalian harus tahu pokok perkaranya, jangan marah dan emosi," tandas Risdam. (LAMAGI LA ODE)

Berita Terkait