Senin, 23 April 2018 | 05:16:06 WIB

Upacara HUT TNI ke-71 Dilakukan secara Sederhana di Mabes TNI

Rabu, 5 Oktober 2016 | 20:49 WIB
Upacara HUT TNI ke-71 Dilakukan secara Sederhana di Mabes TNI

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sedang memotong nasi tumpeng pada perayaan HUT TNI ke 71 di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (5/10). (FOTO: BAMBANG S/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Peringatan hari ulang tahun ke-71 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun ini agak berbeda. Perayaan kali ini dilakukan dengan sederhana, tanpa demonstrasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan defile.

Selain itu, peringatan tidak dilaksanakan terpusat seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, diperingati di tiap-tiap daerah dengan berbagai kegiatan seni, budaya, maupun sosial.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo usai upacara mengatakan alasan di balik kesederhanaan peringatan HUT TNI ke-71 itu, karena mengingat kondisi keuangan negara belum cukup baik. Atas dasar itu, TNI tak sepantasnya menghabiskan anggaran negara hanya demi menggelar peringatan akbar dan bermewah-mewah.

"Kita sama-sama tahu, pemerintah dan rakyat Indonesia dalam kondisi ekonomi yang sedang berusaha bersama-sama bangkit. Dan tidak pantas dalam kondisi seperti sekarang ini TNI menghamburkan uang negara, dan melakukan upacara besar-besaran" kata Panglima Gatot usai upacara peringatan HUT TNI ke-71 di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (5/10).

Selain itu, kata Panglima TNI, belum adanya pembaruan dari alutsista yang dimiliki TNI tahun ini. Sebab, parade dan demonstrasi atraktif bertujuan memberikan laporan pengadaan alutsista kepada masyarakat.

"Karena upacara parade dan demonstrasi atraktif alutsista itu pada hakikatnya adalah laporan TNI kepada rakyat. Jadi kalau sama dengan yang tahun lalu, buat apa," ujar Jenderal Gatot Nurmantyo.

Kendati demikian, Kata Panglima TNI, perayaan secara sederhana ini tidak mengurangi rasa khidmat dan pemaknaan peringatan hari jadi TNI.

"Semoga tidak mengurangi makna dan kekhusukan dalam peringatan HUT TNI ke 71 ini," tandas Panglima.

Upacara peringatan HUT ke 71 TNI dilaksanakan di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta. Upacara itu dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Sedangkan Komandan Upacara yang bertugas, adalah Kabid Binor Pusjaspermildas TNI, Kolonel Kes Irfan Bachtiar. Sementara Perwira upacara dipercayakan kepada Dansatprov Denma Mabes TNI Letkol Kav MS Prawira Nagara, dan pengucap Sapta Marga dipimpin oleh Pama Sops TNI Letda Infantri Andi Jatmiko.

Dalam upacara tersebut, juga dilakukan penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana XXIV, XVI, dan VIII kepada prajurit yang telah berjuang luar biasa atas pengabdiannya.

Pengabdian tersebut dilakukan sepanjang delapan, 14, dan 24 tahun tanpa cacat.

Tanda kehormatan Satyalancana diberikan kepada beberapa perwakilan, yakni Kapten Cbs Imam Supriyadi untuk Satyalancana XXIV, Serma Rum/W Indah Noor Fauziah untuk Satyalancana XVI, dan Praka Faisal Septiadi untuk Satyalancana VIII. (BAMBANG S)

Berita Terkait