Sabtu, 21 Oktober 2017 | 15:47:26 WIB

Ratusan Prajurit WFQR Lantamal IV Tanjungpinang Ikuti Latihan Pemantapan

Senin, 31 Oktober 2016 | 15:47 WIB
Ratusan Prajurit WFQR Lantamal IV Tanjungpinang Ikuti Latihan Pemantapan

Suasana pembukaan Latihan Pemantapan WFQR Lantamal IV Tanjungpinang. (FOTO : DISPENLANTAMALIV/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Dalam rangka meningkatkan kemampuan militer, sebanyak 120 orang prajurit WFQR (Western Fleet Quick Response) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang, mengikuti Latihan Pemantapan WFQR IV tahun 2016, yang dibuka oleh Asisten Perencanaan (Asrena) Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Ferry Supriadi mewakili Danlantamal IV, di Aula Yos Sudarso, Mako Lantamal IV Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (31/10).

Asrena Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Ferry Supriadi mengatakan, latihan ini berlangsung dari 31 Oktober sampai dengan 4 November 2016, yang meliputi materi-materi latihan darat yang terdiri dari menembak, Rappelling dan Panjat Tali, Membaca Peta, Pengetahuan Intelijen, dan Pengetahuan Hukum Laut.

Sedangkan materi laut terdiri dari Renang Laut Militer, Sea Survival, Selam Dasar dan Ship Boarding serta beberapa pengetahuan yang mendukung penugasan.

“Selain itu sebagai abdi negara yang bergerak di bidang pertahanan Negara, kita harus benar-benar memegang komitmen untuk menjaga tetap tegaknya kedaulatan Negara dan eksistensi bangsa dimata dunia,” terang Kolonel Laut (P) Ferry Supriadi.

Oleh karena itu lanjutnya, sebagai prajurit  harus mampu mengimplementasikan tugas pokok yang telah diamanatkan oleh UU Nomor 34 Tahun 2004, melalui kesiapan dalam melaksanakan Operasi Militer Untuk Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Menurutnya, melihat kondisi geografis wilayah kerja Lantamal IV yang 96 % adalah lautan, maka harus benar-benar diwaspadai adalah datangnya celah-celah ancaman maupun pelanggaran kemungkinan lebih besar menggunakan jalur lautan.

“Untuk itu, latihan pemantapan WFQR Lantamal IV yang diselenggarakan oleh Lantamal IV ini, akan memiliki makna yang sangat penting,”  ujar Kolonel Laut (P) Ferry Supriadi.

Untuk itu tambahnya, disatu sisi, merupakan sarana untuk menguji ketrampilan dan meningkatkan profesionalisme prajurit, dan disisi lain sebagai isyarat bahwa TNI Angkatan Laut dan khususnya Tim WFQR Lantamal IV memiliki tanggung jawab dan kesiapan yang tinggi dalam melaksanakan tugas yang diembanya.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas maupun latihan apapun, bukan hanya ditentukan oleh taktik, strategi maupun teknologi saja, tetapi yang lebih penting adalah doktrin dan mental kejuangan dari seluruh peserta yang terlibat didalamnya.

EDITOR : ARMAN R

Berita Terkait

Baca Juga