Rabu, 18 Juli 2018 | 19:39:09 WIB

Danramil 03/Gropet : Nasionalisme Dan Patriotisme Sebagai Kunci Persatukan Seluruh Kalangan Masyarakat Indonesia

Selasa, 8 November 2016 | 17:58 WIB
Danramil 03/Gropet :  Nasionalisme Dan Patriotisme Sebagai Kunci Persatukan Seluruh Kalangan Masyarakat Indonesia

Danramil 03/Gropet Kapten Arh. Bahrul Hadi foto bersama usai memberikan materi Nasionalisme kepada pengurus RT/RW se-Kecamatan Palmerah. (FOTO : KODIM0503/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Nasionalisme adalah satu paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah negara, dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia.

Hal demikian disampaikan Narasumber Komandan Koramil (Danramil) 03/Grogol Petamburan (Gropet), Kodim 0503/Jakarta Barat (JB) Kapten Arh. Bahrul Hadi, ketika memberikan materi “Nasionalisme sebagai Upaya Strategis Dalam Pencegahan Perkembangan Kelompok Radikalisme”, kepada 60 orang pengurus Rukun Tetangga/Rukun Warga (RT/RW) se-Kecamatan Palmerah, di Aula Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat (Jakbar), Selasa (8/11).   

Menurutnya, diberikannya materi nasionalisme ini sebagai upaya strategis dalam pencegahan perkembangan kelompok radikalisme.   “Bangsa Indonesia adalah bangsa yg memiliki sejarah yang panjang, mulai dari era penjajahan sampai masa kemerdekaan.  Peran seluruh rakyat Indonesia tidak lepas dalam memperjuangkan dan memproleh kemerdekaan,” terang Danramil 03/Gropet Kapten Arh. Bahrul Hadi.  

Maka lanjutnya, sifat nasionalisme dan patriotisme adalah kunci untuk mempersatukan seluruh kalangan masyarakat indonesia.

Adapun kata Kapten Arh. Bahrul Hadi, hal-hal yang bisa menumbuhkan jiwa Nasionalisme, antara lain melestarikan kebudayaan Indonesia, mencintai dan bangga akan produk-produk dalam Negeri, ikut serta dalam pengembangan dan pembangunan dalam negeri dan mengesampingkan sikap pluralisme.

Di samping itu, Radikalisme adalah suatu paham yang dibuat oleh sekelompok orang yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial politik secara drastis dengan mengunakan cara cara kekerasan.

“Adapun upaya untuk mencegah Radikalisme yaitu, antara lain memperkenalkan ilmu pengetahuan dengan baik dan benar, memahamkan ilmu pengetahuan yang baik dan benar, meminimalisir kesenjangan sosial, menjaga persatuan dan kesatuan dan mendukung aksi perdamaian,” kata Kapten Arh. Bahrul Hadi.

Berita Terkait