Kamis, 19 Juli 2018 | 11:13:26 WIB

Pangdam Pattimura Beri Pengarahan pada Prajurit Kodam

Jum'at, 11 November 2016 | 18:37 WIB
 Pangdam Pattimura Beri Pengarahan pada Prajurit Kodam

(FOTO: PENDAM XVI PATTIMURA/LINDO)

AMBON, LINDO – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVI/Pattimura, Mayjen TNI Doni Monardo memberikan pengrahan kepada seluruh prajurit, ASN dan Ibu persit Kartika Chandra Kirana kodam XVI/Pattimura yang berada di Kota Ambon pada hari Jumat bertempat dilapangan indoor Tapal kuda, Air Salobar.

Pengarahan tersebut merupakan pengarahan  yang pertama kali dilaksanakan pada malam hari untuk memberikan informasi dalam menghadapi isu global dan pilkada serentak tahun 2017, dengan tema Pertahanan yang kuat adalah rakyat yang sejahtera dan TNI tetap kuat, Hebat dan Profesional.

Dalam pengarahannya, Pangdam menjelaskan tentang kondisi wilayah indonesia yang kaya akan sumber daya alam seperti energi, air dan minyak sehingga akan menimbulkan persaingan dari negara lain yang menimbulkan ancaman. Hal ini telah disampaikan oleh bapak pendiri bangsa Bungkarno yang mengatakan kekayaan Indonesia suatu saat nanti akan membuat iri negara-negara didunia.

Prospektif ancaman yang dihadapi bangsa indonesia saat ini yang berpengaruh lansung terhadap masyarakat adalah persaingan ekonomi dan narkoba yang saat ini telah mempengaruhi hampir seluruh kalangan dan merusak sendi-sendi kehidupan bangsa serta aksi terorisme yang harus diwaspadai oleh seluruh prajurit TNI yang merupakan garda terdepan dalam mempertahankan negara yang memiliki tugas menjaga kedaulatan, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah indonesia dari ancaman musuh baik dari dalam  maupun luar negeri.

Untuk melindungi dan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat kodam XVI/Pattimura terus melakukan berbagai program baik dalam Operasi Militer untuk Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).  Dalam OMP kodam Pattimura terus meningkatkan sistem senjata teknologi dankemampuan prajurit dalam latihan militer maupun terus meningkatkan kemampuan bela diri. Sedangkan dalam  OMSP, kodam Pattimura terus meningkatkan senjata sosial melalui pendekatan kesejahteraan (prosperity approach) dan pendekatan keamanan(Security approach) yang seimbang untuk mendapatkan smart power melalui Emas Biru dan Emas Hijau untuk perdamaian, kerukunan dan kesejahteraan atau lebih dikenal dengan istilah Emas Putih.

Dalam kegiatan tersebut juga diberikan kesempatan kepada Bapak Raja Aborudan bapak raja Hulaliu untuk memberikan pendapat sehubungan dengan rekonsiliasi perdamain antara kedua negeri yang telah mengalami konflik  yang berlangsung  sejak tahun 1968. Kedua bapak raja tersebut sepakat untuk menjaga kedamaian diantara kedua negeri demi mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa serta meminta kepada pangdam agar pada penerimaan prajurit, kedua negeri tersebut diberikan peluang untuk masuk menjadi prajurit TNI. Pangadam juga memberikan kesempatan kepada Abdullah Usemahu selaku Wasekjen Masyarakat Perikanan Nusantara/Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia) dan PNs Jefri untuk memberikan pandangan dan wawasan tentang Emas Biru dan Emas Hijau.

Mengakhiri pengarahan, Pangdam menyampaikan untuk penerimaan prajurit di Kodam Pattimura, 80% diprioritaskan untuk putra daerah sehingga kedepan bisa menjadi pengumpul informasi dalam membangun Maluku demi mewujudkan rakyat yang makmur dan sejahtera karena pertahanan yang kuat adalah rakyat yang sejahtera. (PENDAM XVI PATTIMURA)

Berita Terkait