Kamis, 18 Januari 2018 | 06:44:45 WIB

Jelang Peresmian Ulang, Terminal Pulo Gebang Belum Dilengkapi

Minggu, 13 November 2016 | 12:03 WIB
Jelang Peresmian Ulang, Terminal Pulo Gebang Belum Dilengkapi

Busway sedang milintas di pintu keluar terminal Pulogebang, Cakung, Jaktim. (FOTO: IST/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengadakan kunjungan ke Terminal Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (12/11).

Kedatangannya untuk meninjau kesiapan jelang peresmian ulang terminal oleh Presiden Joko Widodo pada 20 Desember 2016.

Tiba di lokasi sekitar pukul 10.20 WIB, Sumarsono langsung disambut sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, salah satunya Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta Andri Yansyah.

Pada kesempatan itu, Andri terlihat langsung mengajak Sumarsono untuk meninjau bangunan terminal di lantai 2,3, dan 4 sambil memaparkan pembenahan yang sudah dilakukan.

Terminal Pulo Gebang dibangun sebagai terminal antarkota antarprovinsi (AKAP). Bangunan terminal terdiri dari empat lantai.

Lantai dasar merupakan lokasi parkir sekaligus akses keluar masuk calon penumpang. Lantai dua ruang tunggu sekaligus titik kedatangan dan pemberhentian bus. Lantai tiga diperuntukan untuk food court; dan lantai empat untuk kantor pengelola terminal.

Terminal Pulo Gebang sebenarnya sudah diresmikan dan mulai beroperasi sejak Juni 2012. Namun, sampai saat ini, terminal yang diklaim terbesar di Asia Tenggara itu dinilai belum beroperasi secara optimal.

Indikatornya adalah masih sedikitnya PO bus yang menjadikan Terminal Pulogebang jadi titik kedatangan dan pemberangkatan.

Data Dishubtrans menyebutkan, dari 250 kantor untuk PO bus yang disediakan, baru 39 yang sudah ditempati. Itu pun setelah mudik Lebaran 2016 lalu, Pemprov DKI memerintahkan agar PO-PO bus AKAP yang masih beroperasi di Terminal Pulo Gadung pindah ke Terminal Pulo Gebang.

Agar Terminal Pulo Gebang bisa beroperasi secara maksimal, Dishubtrans sudah diinstruksikan segera menertibkan terminal-terminal bayangan.

Berita Terkait