Kamis, 19 Juli 2018 | 07:19:07 WIB

Pasca Ditangkap Lantamal IV Tanjungpinang, Muatan KLM Putri Setia Disegel Bea Cukai Batam

Senin, 14 November 2016 | 10:49 WIB
Pasca Ditangkap Lantamal IV Tanjungpinang, Muatan KLM Putri Setia Disegel Bea Cukai Batam

Pasca ditangkap Lantamal IV Tanjungpinang, muatan KLM Putri Setia disegel Bea Cukai Batam. (FOTO : DISPENLANTAMALIV/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Barang bukukti muatan Kapal KLM Putri Setia yang ditangkap Western Fleet Quick Response (WFQR) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang pada  Rabu (9/11) yang lalu di posisi 0.57.803N - 104.02.188E diperairan Barelang Batam, membawa berbagai macam barang klontong campuran dan barang elektronik baru seperti Handy Talki, TV LED, Mesin Cuci, Lampu, Sepatu, Dispencer, Kipas Angin serta ribuan dus obat-obatan, Spare part kenderaan dan lain-lain (Tanpa Manifest), diserahkan penyidik Lantamal IV Tanjungpinang kepada penyidik Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batam dan selanjutnya akan dilaksanakan penghitungan dan pencacahan ulang oleh penyidik Bea Cukai Batam, pada Minggu (13/11).

Seluruh barang muatan kapal KLM Putri Setia dipindakan ke kapal KM Batam Baroe dari Dermaga Lantamal IV Tanjungpinang, yang selanjutnya dibawa ke Batam.  Sedangkan kapal KLM Putri Setia tetap ditahan di dermaga Lantamal IV Tanjungpinang untuk penyidikan pelanggaran Undang-Undang (UU)  Pelayaran (Sesuai Kewenangan TNI AL), sedangkan barang-barang muatan akan diserahkan kepada Kepabeanan Bea Cukai.

Sampai saat ini barang-barang ditampung di gudang PT Persero Sekupang Batam, guna pencacahan dan penghitungan ulang oleh penyidik Bea Cukai Batam disaksikan Mayor Laut (KH) Taryono,SH, MH selaku Kasubdiskumlater Diskum Lantamal IV dan Mayor Laut (KH) Kadek, SH selaku Penyidik Lanal Batam, sedangkan dari pihak petugas Bea Cukai KPU Batam disaksikan tujuh orang staf yang dipimpin Dodik.

Barang seragam militer Singapura yang dikemas bersamaan dengan barang-barang lainya ditemukan tim intel Lantamal IV, langsung diamankan, disita dan sekarang ini masih ditelusuri Lantamal IV siapa pemiliknya.

Usai dilaksanakan pencacahan dan hitung ulang, selanjutnya barang disegel oleh pihak Bea Cukai di gudang PT. Persero Sekupang Batam dalam pengawasan pihak kepabeanan BC Batam.  

Berita Terkait