Minggu, 19 November 2017 | 20:52:09 WIB

Soal Pengibaran Bendera RRC, DPD KNPI Malut Laporkan Gubernur Malut ke Polisi

Senin, 28 November 2016 | 02:37 WIB
Soal Pengibaran Bendera RRC, DPD KNPI Malut Laporkan Gubernur Malut ke Polisi

KNPI Maluku Utara melaporkan Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Gani Kasuba, Bupati Halsel Bahrain Kasuba, dan Kapolres Halsel AKBP Z. Agus Binarto ke Polisi. (FOTO: LENTERA/LINDO)

TERNATE, LINDO – Komite Nasional Pemuda (KNPI) Maluku Utara melaporkan Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Gani Kasuba, Bupati Halsel Bahrain Kasuba, dan Kapolres Halsel AKBP Z. Agus Binarto, SIK ke Polda Malut pada Minggu (27/11) sore.

Laporan tersebut terkait pengibaran bendera Republik Rakyat Cina (RRC) di Kecamatan Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) oleh PT Wanatiara Persada pada Jumat (25/11) kemarin.

“Yang kami laporkan ini tentang pihak-pihak terkait yang mengekuarkan izin. Karena, pengibaran bendera RRC di Obi melanggar PP Nomor 41 Tahun 1958 tentang penggunaan bendera negara asing di negara kesatuan republik Indonesia,” kata Sekretaris DPD KNPI Malut, Mohdar Baillusy pada wartawan.

Lanjutnya, “Bisa dikibarkan kecuali ada konferensi Negara-Negara ataupun ievnt Internasional yang dilaksanakan. Bagi kami, ini bentuk pelanggaran”.

Meski begitu, proses hukumnya diserahkan penuh kepada aparat Kepolisian dalam hal ini Polda Malut.

“Ini penghinaan terhadap NKRI dan penjajahan model baru. Jadi untuk menungkap siapa yang bersalah dalam insiden ini,” tegasnya seraya menyatakan KNPI siap mengawal laporan tersebut.

Sementara, Kasijaga II SPKT Polda Malut, Kompol Muhammad Arif mengaku telah menerima laporan pengaduan tersebut, namun masih ditelaah.

“Nanti akan kami serahkan ke Kapolda untuk menelaah dan menetukan kasus ini masuk dalam tindak pidana atau tidak,” paparnya. (FAISAL/LENTERA)

EDITOR : ALDY MADJIT

Berita Terkait

Baca Juga