Sabtu, 24 Februari 2018 | 23:17:20 WIB

BBM Langka di Tidore, Ratusan Massa Demo Pemkot Tikep

Selasa, 6 Desember 2016 | 23:27 WIB
BBM Langka di Tidore, Ratusan Massa Demo Pemkot Tikep

Massa aksi melakukan demo soal kelangkaan BBM di kantor Walikota Tikep, Malut, Selasa (6/12). (FOTO: DHAVI/LINDO)

TIDORE, LINDO - Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Rakyat (SOLAR) pada Selasa (6/12) pagi menggelar aksi unjuk rasa di kantor Walikota Tikep untuk menuntut pada pemerintah setempat soal kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Provinsi Maluku Utara (Malut). 

Aksi yang melibatkan ratusan massa itu, diantaranya organisasi HMI, PMII, LMND, Organda Tikep yakni bentor, sopir angkot dan tukang ojek.

Dalam orasinya, massa meminta pada Walikota dan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Kadis Prindakop) untuk menjelaskan tentang kelangkaan BBM saat menjelang natal dan tahun baru 2017.

Dalam aksi itu, sejumlah perwakilan massa melaksanakan pertemuan dengan pihak Pemkot Tikep yang diwakilakan oleh Asisten II HM Saleh Yasin S dan Kabid Perdagangan Prindakop Muhamad Yasin.

Massa aksi juga meminta penjelasan terkait kelangkaan BBM saat ini dan meminta solusi tentang cara menanggulangi kelangkaan yaitu melaksanakan sidak disejumlah depo maupun di pengecer.

Mereka juga meminta pada Pemkot Tikep harus terlibat dalam pengawasan BBM di Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) minimal satu orang untuk mempertegas kepada seluruh pengecer bahwa yang tidak memiliki surat ijin resmi maka segera di tutup, termasuk memberikan surat edaran ketika akan terjadi kelangkaan BBM.

Dalam kesempatan itu, mereka juga meminta pada pemkot untuk segera mengeluarkan harga eceran tertinggi (HET) pada BBM di kota Tikep.

Mendengar keluhan itu, Pemkot Tikep menjawab bahwa kelangkaan BBM karena keterlambatan pasokan BBM dari Ambon ke Maluku Utara dan ada kerusakan jalan antara Tobelo ke Sofifi.

Saat ini kata perwakilan Pemkot, BBM sudah dalam perjalanan menuju APMS Tikep dengan kapasitas skitar 60 ton dan rencananya sekitar pukul 15.00 WIT sudah ada di APMS Tikep dan siap untuk di salurkan kepada masyarakat maupun para pengecer.

Perwakilan Pemkot akan menyampaikan usualan massa kepada Walikota Tikep H Ali Ibrahim dan Wakil Walikota Muhamad Senen serta Sekot Tikep Thamrin Fabanyo, untuk di tindak lanjuti.

Dalam kesempatan itu massa juga berharap pada pemerintah agar memberikan informasi terkait dengan adanya terjadi kelangkaan BBM di Kota Tikep. Pemkot dan pihak terkait harus memberikan kontrol terhadap setiap pedagang eceran agar tidak ada permainan harga, sehingga stabilitas harga dipasaran bisa merata di Kota Tikep.

Selain itu, massa juga menuntut Pemkot dan pihak terkait harus memberikan langkah untuk menambah APMS yg ada di Kota Tikep, sehingga dapat mengantisipasi kelangkaan BBM di Kota Tikep. Termasuk memberikan sanksi pada oknum-oknum yang sengaja menimbun BBM. (DHAVI)

Berita Terkait