Senin, 20 November 2017 | 16:33:50 WIB

Perwakilan Kemensos Dampingi Sidang Asusila di PN Jaktim

Kamis, 12 Januari 2017 | 04:06 WIB
Perwakilan Kemensos Dampingi Sidang Asusila di PN Jaktim

Ilustrasi - Suasana sidang di PN Jakarta Timur. (FOTO: IST/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kementerian Sosial ikut mendampingi persidangan pelanggaran asusila yang korbannya wanita tuna wicara di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

" Saya dari Kementerian Sosial, saya kesini untuk mendampingi korban," kata Vivi, salah seorang wanita utusan dari Kemensos, Rabu ( 11/1).

Selama proses persidangan digelar, tidak diperkenankan masyarakat umum memasuki area ruang sidang (tertutup). Di ruang sidang Mudjiono, SH hanya perwakilan dari Kapci dan Kemensos yang hadir di dalam ruang itu.

Sementara keterangan dari pihak keluarga korban rencananya pekan depan akan menghadiri saksi-saksi mulai dari Rukun tetangga dan Rukun warga setempat.

"RT dan RW sudah dikasih surat , Rabu depang datang temennya korban (ke PN Jaktim)," terang Aang di halaman pengadilan.

Namun, saat di persidangan perwakilan Kapci sempat mempertanyakan kepada majelis hakim tentang UU disabilitas yang tidak dicantumkan. Saat ini, agenda sidang hanya meminta keterangan saksi korban.

"Saya ngajuin UU disabilitas, saya nanyain ke Hakim. Ibu hakim UU inikan berlaku, Ibu suruh tanya jaksanya aja kata hakim kepada saya," terang Haryati.

Selebihnya, dia juga menjelaskan ada oknum jaksa diduga meminta uang kepada keluarga yang berperkara diperkirakan mencapai puluhan juta.

"Jaksa minta 20 juta kepada keluarga terdakwa kakaknta Alif. Pertama Jaksa minta 1 juta untuk makan-makan dan menghubungi temannya pada akhir 2016," ujar Haryati dari Kapci.

Sementara sidang tersebut akan dilanjutkan pada Rabu (18/1) peken depan, dengan agenda mendengarkan para saksi dari kedua belah pihak. (AHMAD)

EDITOR : ALDY MADJIT

Berita Terkait

Baca Juga