Kamis, 21 Juni 2018 | 09:55:21 WIB

Tim WFQR Lantamal IV Tanjungpinang Amankan Dua Warga Sedang Pesta Narkoba

Selasa, 17 Januari 2017 | 11:04 WIB
Tim WFQR Lantamal IV Tanjungpinang Amankan Dua Warga Sedang Pesta Narkoba

Tim WFQR Lantamal IV Tanjungpinang berhasil mengamankan warga sipil MS yang tertangkap basah mengkonsumsi sabu di toilet. (FOTO: DISPENLANTAMALIV/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) 4 Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang yang sedang melaksanakan tugas pengamanan dipelabuhan penyeberangan Plantar Pulau penyengat atas nama Kopda Marinir Harianto dan Kopda Marinir Nurul Iman, berhasil menangkap dua orang warga sipil atas nama MS dan JR warga Pulau Penyengat, yang diduga sedang melakukan pesta Sabu-sabu di dalam toilet Palantar penyeberangan Penyengat, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (16/1).

Peristiwa berawal pada pukul 18.30 WIB salahsatu anggota WFQR 4 Kopda Marinir Harianto yang sedang mengamankan penyeberangan, curiga dengan aktivitas dua orang laki-laki di dalam toilet yang cukup lama berada di dalam toilet.

Saat diketuk pintu toilet, keduanya baru membukakan pintu.   Saat ditanya, keduanya mengatakan sedang buang air, namun muncul kecurigaan karena yang bersangkutan menjawab pertanyaan ngelantur alias mabuk dibawa pengaruh narkoba.

Selanjutnya diadakan pemeriksaan dan ditemukan satu buah bong yang baru digunakan keduanya.  Dari temuan tersebut, salah satu anggota Marinir memamnggil temannya untuk segera merapat ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) karena disinyalir ada dua orang warga sipil sedang melakukan pesta sabu sabu namun JR berhasil melarikan diri.

Barang bukti sabu-sabu yang lainya diperkirakan dimasukan ke dalam closed dan disiram air namun sampai saat ini pengakuan MS masih berubah rubah karena masih dalam kondisi teler atau pengaruh narkoba, kedua anggota marinir menggeledah memeriksa kembali mendapatkan 2 buah plastik diduga kemasan paket sabu-sabu.

Kedua anggota Marinir ini pun melaporkan ke Batalyon Marinir dan Pomal Lantamal IV serta aparat kepolisian.   Sampai saat ini, warga sipil atas nama MS masih dilakukan pemeriksaan mendalam di kantor Pomal dan selanjutnya akan diserahkan kepada Satuan narkoba Polres Tanjungpinang guna memburu jaringannya yang ada serta memburu JR yang berhasil kabur.

Dalam dua minggu terakhir ada beberapa masyarakat sipil dicurigai oleh Tim WFQR 4 melakukan kegiatan yang patut dicurigai menggunakan narkoba melihat gelagat, gesture dan bicara mereka yang masih pengaruh narkoba.

Untuk itu, Komandan Lantamal (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksma TNI S.Irawan memerintahkan jajarannya, agar memperketat penjagaan pelabuhan Plantar, terutama masuknya narkoba, hal ini merupakan fenomena gung es yang akan mengancam generasi muda yang ada di Tanjungpinang.

Berita Terkait