Sabtu, 21 Oktober 2017 | 15:41:55 WIB

Berikan Bantuan Hukum, PN Jaktim Jalin Kerjasama dengan Tim Advokad

Jum'at, 27 Januari 2017 | 13:22 WIB
Berikan Bantuan Hukum, PN Jaktim Jalin Kerjasama dengan Tim Advokad

Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) dan tim advokad Jakarta Timur yang tergabung dalam pos bantuan hukum (Posbakum) melakukan kerjasama dalam bidang bantuan hukum pada masyarakat miskin, di PN Jaktim, Kamis (26/1). (FOTO: AHMAD/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) pada Kamis (26/1) siang menjalin kerjasama dengan tim advokad Jakarta Timur yang tergabung dalam pos bantuan hukum (Posbakum) untuk memberikan pelayanan hukum pada masyarakat yang kurang mampu.

Dalam kerjasama itu, para tim advokad juga diberikan akses dan ruang kerja khusus untuk para advokad dalam menyediakan pelayanan pada masyarakat yang kurang mampu.

Dalam kesempatan itu, Nawawi Pomolongo, SH sebagai pimpinan yang didampingi oleh Wakil ketua, Tarto, SH serta sekretaris, panitera dan bagian umum turut menyerahkan sertifikat yang terakreditasi dari Kementerian Hukum dan Ham kepada mereka yang intens mendampingi masyarakat yang membutuhkan jasa bantuan hukum.

Tak hanya itu, dia juga memaparkan terkait anggaran yang telah dikeluarkan untuk operasional dalam menangani sebuah perkara di PN Jakarta Timur.

"Setiap pengadilan harus ada Posbakum dengan syarat-syarat sertifikasi dan terakreditasi di Kemenkumham. Semua harus sesuai dengan standar pelayanan. Dan anggaran tidak jauh beda dengan tahun-tahun sebelumnya," jelas Nawawi.

Dalam kesempatan itu, dia berjanji akan mengarahkan anggota hakim untuk menginformasikan terkait kasus hukum kepada terdakwa karena dinilai keterbatasan ekononi perlu didampingi oleh kuasa hukum yang telah disediakan dikantor Posbakum.

"Saya minta advokad piket. Pembelaan hak asasi kepada rakyat miskin, Posbakum Pengadilan Negeri Jakarta Timur sudah menjadi atribut teman-teman juga, dan dalam kesempatan ini saya harap ada kerjasama yang baik," imbuh Nawawi.

Sosok pengacara kondang pun tak luput diutarakan oleh Nawawi sebagai motivasi dibidang penegakan hukum yang memiliki dedikasi dengan harapan dapat menjadi contoh dan inspirasi dilingkungan pengadilan.

"Bambang Widjojanto dan Adnan Buyung, dia bekerja sesuai dedikasi mencari perkara yang miskin. Duduk di Posbakum untuk membantu orang-orang yang miskin," harapnya.

Dalam kesempatan itu Nawawi juga meminta pada Kepala Pengadilan untuk menjelaskan tentang fasilitas yang akan diberikan untuk pelayanan kantor hukum baik berupa kursi dan meja termasuk pendingin ruangan atau AC.

"Ketika kami bicara dengan anda kami belum bisa paket-paketnya, berarti pada akhir Februari 2017 kita akan pakai. Saya akan minta pendingin ruangan untuk diperbaiki," ujar Nawawi.

Berbeda dengan Tarto, Wakil Kepala Pengadilan Jaktim lebih memilih menyoroti tentang kebersihan dan memberikan larangan terkait asap rokok disekitar ruang sidang.

Dia pun mengharapkan kedepannya lebih disiplin tentang kehadiran dalam persidangan. Apabila dibutuhkan bisa dibagi dalam dua shift. Dan anggota Posbakum diharuskan mencatat nama mereka dibuku pendaftaran.

"Saya mengajak tentang kebersihan, mari kita merokok diluar ruangan kantor pengadilan. Dan tidak ada buku registrasi atau papan piket. Ada yang harus kita benahi bersama dibagi shift pagi dan siang," kata Tarto.

REPORTER : AHMAD DAILANGI

EDITOR : ALDY MADJIT

Berita Terkait

Baca Juga