Kamis, 13 Desember 2018 | 11:18:10 WIB

Helikopter AW-101 TNI AU Belum Beroperasi di Lanud Halim Perdanakusuma

Kamis, 9 Februari 2017 | 22:24 WIB
  • Pengadaan helikopter seharga USD 55 juta per juta ini jadi kontroversi antara Kementerian Pertahanan RI dengan Panglima TNI dan TNI AU

  • Akhir tahun lalu usul pengadaan AW-101 sebagai helikopter khusus Kepresidenan RI telah ditolak Presiden Jokowi. Kepada TNI AU diminta mengutamakan Super Puma buatan PT Dirgantara Indonesia.

  • Pekan lalu diketahui bahwa satu unit AW-101 tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Heli di hanggar Skuadron Teknik 021 ini menurut TNI AU untuk keperluan angkut pasukan dan SAR tempur, bukan VVIP yang sudah ditolak.

  • Walau demikian TNI AU membentuk tim investigasi untuk meneliti proses perencanaan, pengadaan dan menelisik pengiriman helikopter buatan Inggris ini.

JAKARTA, LINDO - Menyusul penyelidikan proses pengadaannya, helikopter Augusta Westland (AW) 101 milik TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, dikelilingi garis polisi, Kamis (9/2/2017). Kemunculan helikopter buatan Inggris ini menjadi kontroversi karena usul pengadaannya telah dibatalkan pada akhir 2016.  (FOTO: Antara Photo/Pool/Widodo/LINDO)

MUHAMMAD SUPRIYANTO